Perhitungan Pathloss Teknologi 4G

Authors

  • Maria Ulfah Politeknik Negeri Balikpapan
  • Nurwahidah Jamal Politeknik Negeri Balikpapan

DOI:

https://doi.org/10.32487/jtt.v4i2.142

Keywords:

4G LTE, pathloss, model propagasi Cost 231

Abstract

Propagasi gelombang melalui media transmisi udara sangatlah berperan penting bagi kelancaran komunikasi seluler, karena sinyal yang disalurkan oleh media transmisi udara yang akan diterima oleh penerima dipengaruhi oleh kontur bumi, media pantulan, penghalang (obstacle) serta jarak dan kemungkinan-kemungkinan yang tidak dapat diprediksi kemunculannya dan menghambat proses transmisi sinyal yang berlangsung.Penting dalam memperhitungkan rugi-rugi (pathloss) sinyal yang terjadi disepanjang saluran transmisi, karena mempengaruhi kualitas sinyal yang akan diterima. Dalam menentukan rugi-rugi sinyal digunakan model propagasi COST 231 karena sesuai dengan frekuensi 4G LTE yaitu 1800 MHz. Dalam penelitian ini dihitung rugi-rugi (pathloss) sinyal 4G LTE dengan variasi jarak antenna pemancar (E node B) terhadap penerima (mobile station) yaitu 1 km, 5 km, 10 km, 15 km, 20 km, dengan ketinggian antenna pemancar 24 meter. Dari hasil perhitungan didapatkan semakin jauh jarak antara antena pemancar terhadap penerima maka nilai pathloss semakin besar yaitu dari 138.8853 dB menjadi 175.4915 dB

References

Kurniawan, Uke., (2012). Fudamental Teknologi Seluler LTE. Rekayasa Sains.

Kurniawan, Uke., (2010). Pengantar Telekomunikasi. Informatika,

Rappaport, Theodor S., (1996). Wireless Communcation Principles and Practice”, Prentice Hall.

Sari, Nilam., (2016). Tugas Akhir : Analisa Perhitungan Pathloss Sinyal Node B daerah Urban, Sub Urban, Rural Kota Balikpapan, Jurusan Teknik Elektronika, Politeknik Negeri Balikpapan.

Downloads

Published

2016-10-01

How to Cite

Perhitungan Pathloss Teknologi 4G. (2016). JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 4(2), 71-76. https://doi.org/10.32487/jtt.v4i2.142