Implementasi Pengolahan Citra Pada Analisis Ciri Bakteri Yogurt

Andi sri Irtawaty, Risty Jayanti

Abstract


Pengolahan citra adalah pemrosesan citra, khususnya dengan menggunakan komputer, menjadi citra yang kualitasnya lebih baik. Sedangkan defenisi citra sendiri adalah representasi atau tiruan dari suatu benda atau objek. Citra dibagi menjadi dua, yaitu citra analog dan citra digital. Citra analog adalah citra yang dihasilkan sinyal kontinyu, misalnya foto yang dicetak di kertas foto, citra yang tampil di layar TV, citra yang dihasilkan oleh CT-scan, citra yang tersimpan dalam pita kaset, dan lain-lain. Sedangkan citra digital adalah citra yang bisa diolah langsung oleh komputer dan tersimpan dalam  media simpan digital misalnya memory, harddisk, CD, dan lain-lain. Contoh dari citra digital ini adalah foto yang dihasilkan oleh kamera digital, citra yang dihasilkan oleh scanner, dan lain-lain. Citra digital disusun oleh banyak piksel. Piksel tersebut mempunyai nilai yang menunjukkan intensitasnya. Data berupa nilai intensitas piksel ini yang kemudian tersimpan dalam media simpan digital (CD, harddisk, flashdisk, dll). Pada penelitian ini yang berjudul “Implementasi Pengolahan Citra Pada Analisis Ciri Bakteri Yogurt” lebih ditekankan pada perhitungan jumlah piksel untuk membedakan antara bakteri Lactobacillus Bulgaricus (LB) dengan Streptococcus Bulgaricus (ST). Proses pengolahan citra dimulai dari akuisisi data citra, pemrosesan dan pengujian. Pada penelitian ini, citra diakuisisi dengan menggunakan webcam yang terdapat pada mikroskop digital. Citra hasil capture inilah yang kemudian diproses. Sistem simulasi ini diujikan pada 10 citra bakteri sample susu yogurt. Berdasarkan penelitian sebelumnya (Andi Sri Irtawaty, 2014), analisis citra dilakukan dengan menggunakan metode Wavelet dB2 dengan parameter ukur berupa perbandingan tingkat kecerahan energi. Penelitian tersebut akan dikembangkan dengan menambahkan parameter ukur lainnya sebagai pembeda ciri berupa perhitungan luas permukaan citra bakteri berdasarkan jumlah pikselnya.


Full Text:

PDF

References


Andi Sri Irtawaty1, Adhi Susanto2, Indah Soesanti3 (2014), “Ekstraksi Ciri Berbasis Wavelet Untuk Membedakan Bakteri Lactobacillus Bulgaricus dan Streptococcus Thermophilus Pada Yogurt”, Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia STMIK AMIKOM Yogyakarta, (1.06-1)

Abdul Kadir, Adhi Susanto (2013), “Teori dan Aplikasi Pengolahan Citra”, 50-60.

“Pemilihan dan penanganan starter bakteri di tingkat industri” (2012), http://staff.unud.ac.id/~semadiantara/wp-content/uploads/Pemilihan-dan- Penanganan Starter-Yoghurt-di-Tingkat-Industri.pdf

Sutarno (2010), “Analisis perbandingan transformasi wavelet pada pengenalan citra wajah”, Vol.5, No.2.

M. Hong, W. Yujie, G. Yanchun, K. Zhen, X. Zhiming, and Y. Shanrang. (2008), "Application of Support Vector Machine to Heterotrophic Bacteria Colony Recognition". in Computer Science and Software Engineering, International Conference on, (pp. 830-833).

R.C. Gonzales and R.E. Wood (2002), “Digital Image Processing, Second Edition”, Prentice Hall, 117-121.

“Pertumbuhan bakteri”, http://file.upi.edu/direktori/ fpmipa/jur._ pend._biologi/196805091994031-kusnadi/ Buku_common_text_mikrobiologi, kusnadi,dkk/ bab_iv pertumb.bakteri.pdf




DOI: https://doi.org/10.32487/jst.v2i2.179

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats