Analisis Kelelahan Pekerja Pengolah Kerupuk di Kota Bangun Kalimantan Timur

etwin Fibrianie soeprapto, M Zainul Rohman, dwi cahyadi

Abstract


Sikap kerja yang tidak ergonomis, dapat menimbulkan kelelahan serta dapat mengakibatkan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Penelitian ini ditujukan untuk mengukur apakah kondisi kerja pekerja pengolah kerupuk ikan dapat menimbulkan potensi kelelahan, apakah dimensi mesin pengolah kerupuk berpengaruh signifikan terhadap kelelahan pekerja, apakah layout stasiun kerja mempengaruhi tingkat kelelehan pekerja. Model rancangan yang digunakan adalah rancangan eksperimental treatment by subject design. Pengumpulan data keluhan muskuloskeletal dan tingkat kelelahan dilakukan dengan teknik kuesioner dengan 20 item pertanyaan kepada 15 responden. Dari hasil pengolahan di dapat bahwa Kondisi lingkungan tidak memberikan pengaruh bagi kondisi pekerja dalam bekerja mengolah kerupuk (Suhu ruangan +/- 26 0C).  Terdapat keluhan musculoskeletal pada operator dalam kegiatan pengolahan kerupuk dimana analisa dilakukan dengan uji t-paired statistic dengan hasil t-Stat < t hitung (-9,51 < 2.144). Dari hasil uji statistic, didapat ada pengaruh signifikan antara layout stasiun kerja dengan kelelahan pekerja, 0.00033 < 0.05. Selain itu, tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara ergonomi dimensi mesin dengan kelelahan pekerja, 0.107 > 0.05.

Keywords


Muskuloskeletal, kelelahan, fisiologis, ergonomis

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32487/jtt.v7i1.526

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) has been indexed by:

 

 

Web
Analytics

JTT Visitor Stats