Aplikasi Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Clustering Polutan Kimia Penyebab Pencemaran Udara

Nur Yanti, maria ulfah

Abstract


Abstract

The problemof air pollutionis a serious problemfaced bybig citiesinIndonesiaeveninthe world. Air pollutioncancome froma wide range,among others: motor vehicle fumes, factory smoke, industrieswaste, household waste, etc.The current airpollutionhas reachedalarminglevels, as supportedby the development ofthe industrial world, increasing human population, the greater the resultingenvironmental pollution. Decreasedair qualitydue tothe content ofchemical substancesaspollutantshave negative impacts onhuman lifethat ishealthyenvironmental degradation, health problems, toserious environmental damage.Increasedair pollutionasthe negative impactcausedby pollutants, pollutantsrequiredclusteringbased on the loadof pollutantscontaininghazardouschemicalsareproduced. Groupingpollutantsby usingArtificial Neural Network(ANN). Clusteringchemical pollutantsusing artificial neural networkmethodLearning Vector Quantization(LVQ) produce0.0011719learning rate, with a targeterror0001epochreached onthe 10th.Clusteringis generatedin the form ofareain the city ofBalikpapanas a regionalclusterbasedchemical pollutantscauseair pollutionandthe negative impact ofthese pollutants, as well asusedasinformationforregional development policiesin particular, in order totake appropriate measuresto preventandcope withair pollution.

Keywords: Artificial Neural Networks, LVQ, ChemicalPollutants, Air Pollution.

 

Abstrak

Masalah pencemaran udara merupakan masalah serius yang dihadapi oleh kota-kota besar di Indonesia bahkan di dunia. Pencemaran udara dapat bersumber dari berbagai macam, antara lain : asap kendaraan bermotor, asap pabrik, limbah indutri, limbah rumah tangga dan sebagainya. Pencemaran udara saat ini sudah mencapai tingkat mengkhawatirkan, karena didukung oleh perkembangan dunia industri, meningkatnya populasi manusia mengakibatkan semakin besar pula terjadinya pencemaran lingkungan. Menurunnya kualitas udara akibat kandungan zat-zat kimia sebagai polutan membawa dampak negatif bagi kehidupan manusia yaitu menurunnya kualitas lingkungan sehat, gangguan kesehatan, hingga kerusakan lingkungan yang serius. Meningkatnya pencemaran udara sebagai dampak negatif yang disebabkan oleh polutan, diperlukan clustering polutan berdasarkan beban polutan yang mengandung zat-zat kimia berbahaya yang dihasilkan. Pengelompokan polutan dengan menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST). Clustering polutan kimia menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan dengan metode Learning Vector Quantization (LVQ) menghasilkan learning rate 0.0011719, dengan target error 0.001 tercapai pada epoch ke-10. Clustering yang dihasilkan berupa daerah di wilyah Kota Balikpapan sebagai daerah cluster berdasarkan polutan kimia penyebab pencemaran udara dan dampak negatif akibat polutan tersebut, serta digunakan sebagai informasi untuk kebijakan pembangunan daerah khususnya, agar mengambil langkah yang tepat dalam mencegah dan mengatasi pencemaran udara.

Kata Kunci : Jaringan Syaraf Tiruan, LVQ, Polutan Kimia, Pencemaran Udara.




DOI: https://doi.org/10.32487/jtt.v3i2.82

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JTT (Jurnal Teknologi Terpadu) has been indexed by:

 

 

Web
Analytics

JTT Visitor Stats