ANALISIS PENGARUH JARAK GADING TERHADAP KEKUATANN MEMANJANG KAPAL FERRY RO-RO 5000 GT

Authors

  • Amalia Ika Wulandari Program Studi Teknik Perkapalan Institut Teknologi Kalimantan

DOI:

https://doi.org/10.32487/jtt.v8i2.871

Keywords:

Hogging, Jarak Gading, Kekuatan Batas, Momen Batas, Sagging

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi kekuatan kapal adalah jarak gading. Perkembangan konstruksi tidak lagi mengatur jarak gading, sehingga para perancang kapal merencanakan jarak gading optimal dengan batasan tegangan maksimum pada pelat menurut aturan klasifikasi. Momen batas struktur kapal harus sama dengan atau lebih besar dari 1.2 kali momen lentur vertikal (sagging dan hogging), sehingga momen total kapal dapat dihitung berdasarkan aturan BKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jarak gading terhadap kekuatan memanjang kapal dan mengetahui jarak gading optimal. Metode yang digunakan yakni FEM (Finite Element Method) dengan variasi jarak gading pada kapal ferry ro-ro. Hasil penelitian didapatkan kekuatan batas untuk jarak gading 700 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.88x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.33x1012 Nmm. Kekuatan batas untuk jarak gading 800 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.87x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.33x1012 Nmm. Kekuatan batas untuk jarak gading 900 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.85x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.32x1012 Nmm. Kekuatan batas untuk jarak gading 1000 mm pada kondisi hogging berada pada momen sebesar 1.79x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.32x1012 Nmm. Jarak gading optimal berada pada variasi jarak gading 700 mm dengan momen batas pada kondisi hogging sebesar 1.88x1012 Nmm dan pada kondisi sagging sebesar -1.33x1012 Nmm.

Downloads

Published

2020-10-31

How to Cite

ANALISIS PENGARUH JARAK GADING TERHADAP KEKUATANN MEMANJANG KAPAL FERRY RO-RO 5000 GT. (2020). JTT (Jurnal Teknologi Terpadu), 8(2), 101-105. https://doi.org/10.32487/jtt.v8i2.871