FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KAPASITAS PENGOLAH PERIKANAN DI KECAMATAN LIMAU DAN KABUPATEN TANGGAMUS

Helvi Yanfika, Indah Nurmayasari, Begem Viantimala

Abstract


Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah berupaya untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha pengolah ikan tradisional, misalnya dalam program Klinik Iptek Mina Bisnis (KIMBis). Namun demikian orientasi program ini cenderung pada paradigma lama, misalnya inovasi bersumber dari hasil penelitian KKP, bukan berbasis pada kebutuhan riel yang dirasakan oleh masyarakat, khususnya pelaku usaha pengolahan ikan tradisional, sehingga tingkat keberlanjutan program menjadi diragukan. Oleh karena itu, penelitian ini pada tahun pertama bertujuan untuk menganalisis tingkat kapasitas dan faktor yang mempengaruhi. Metode yang digunakan untuk mendapatkan data sesuai dengan tujuan pertama sampai keempat adalah survei pada sentra-sentra pengolahan ikan tradisional di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Pada setiap jenis usaha pengolahan diambil sampel secara proporsional, seperti pemindangan, pengasapan, pengolahan makanan siap saji (nugget, kerupuk ikan, bakso dll). Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif (rataan, persentase, dan pengolongan/kelas) untuk menjawab tujuan pertama sampai ketiga, dan tujuan keempat dianalisis dengan uji matrix. Analisis data dibantu dengan software Excell dan SPSS ver 24. Dari hasil analisi diketahui Tingkat kapasitas pengolah ikan di Limau masih rendah dan perlu di tingkatkan melalui pendidikan formal.

Kata kunci : Kapasitas, pengolah, perikanan, dan usaha.

 

FACTORS AFFECTING FISHERY PROCESSING CAPACITY LEVELS IN LIMAU DISTRICT AND TANGGAMUS DISTRICT

The Ministry of Marine Affairs and Fisheries (KKP) has made efforts to increase the capacity of traditional fish processing businesses, for example in the Business Science and Technology Clinic program (KIMBis). However, the orientation of this program tends to be on the old paradigm, for example innovation originates from the results of KKP research, not based on real needs felt by the community, especially traditional fish processing businesses, so that the level of program sustainability is questionable. Therefore, this research in the first year aims to analyze the level of capacity and the influencing factors. The method used to obtain data in accordance with the first to fourth objectives is a survey of traditional fish processing centers in Tanggamus Regency, Lampung. In each type of processing business, samples are taken proportionally, such as screening, smoking, processing of ready-to-eat food (nuggets, fish crackers, meatballs, etc.). The collected data were analyzed descriptively (mean, percentage, and classification / class) to answer the first to third objectives, and the fourth objective was analyzed by matrix test. Data analysis was assisted by Excell and SPSS ver 24 software. From the results of the analysis, it is known that the level of fish processing capacity in Limau is still low and needs to be improved through formal education.

Keywords : Capacity, processing, fishery and business.


Full Text:

PDF

References


Afrianto E, liviawaty E. 1989. Pengawetan dan Pengolahan Ikan. Penerbit. Kanisius. Yogyakarta.

Kotler P. 1992. Marketing. Erlangga Jakarta.

Nurfitriana N. 2016. Perilaku Kewirausahaan Pelaku Usaha Pempek Skala Industri Mikro dan Kecil di Kota Palembang. Tesis. IPB.

Suryaningrum DT. 2008. Ikan Patin: Peluang Ekspor, Penanganan Pascapanen, dan Diversifikasi Produk Olahannya. Jurnal Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan.

Subagio, H. 2008. Peran kapasitas petani dalam mewujudkan keberhasilan usahatani: Kasus petani sayuran dan padi di Kabupaten Malang dan Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. (Disertasi). Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Utami H. N. 2007. Keberdayaan, Kemajuan dan Keberlanjutan Usaha Pengrajin: Kasus Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. Disertasi. IPB

Wijaya HC, Kristanto A, Indriastanti F, YK Ariebowo. 2009. Standarisasi dan Legislasi Pangan. Buku Materi Pokok Pang4413/2sks/Modul 1-6. Penerbit: Universitas Terbuka.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.