PERKUATAN TANAH LEMPUNG DENGAN LIMBAH ALUMUNIUM

Muhamad Luthfi Andriza, Insan Kamil, Raudah Ahmad

Abstract


Tanah lempung memiliki sifat kembang susut yang sangat tinggi yang dipengaruhi oleh perubahan kadar air, jadi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan sifat yang merugikan ini agar bisa dilakukannya konstruksi diatas tanah lempung. Ada banyak cara untuk memperbaiki tanah lempung, salah satunya adalah menggunakan limbah sebagai material penguat. Dalam studi ini, limbah alumunium yang digunakan sebagai perkuatan adalah limbah kaleng minuman bekas. Limbah kaleng dipotong dengan ukuran 1cm, lalu ditekuk secara simetris. Studi ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari limbah alumunium pada nilai California Bearing Ratio (CBR) Rendaman, Pengembangan, dan Kuat Tekan Bebas dari Tanah Lempung. 5 variasi persentase pencampuran limbah alumunium digunakan dalam experimen ini, yaitu 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai CBR optimum didapatkan pada persentase campuran 8% dengan nilai 4,02%, nilai Pengembangan terus menurun pada persentase campuran 10% dengan nilai 5,41%, dan nilai Kuat Tekan Bebas optimum didapatkan pada persentase campuran 6% dengan nilai qu 12,661 kg/cm2.

Kata kunci: Tanah Lempung, Limbah Alumunium, CBR Rendaman, Pengembangan, Kuat Tekan Bebas.


REINFORCEMENT OF CLAY WITH ALUMUNIUM WASTE

Clay soil has an extreme shrink/swell behaviour due to the changes of water content, so it necessary to improve its unfavourable behaviour so that building a construction under clay is doable. There are various ways to improve expansive clay soil, one of them is by using waste as stabilizer material. in this study, the waste aluminium used as reinforcer is waste beverage can. The waste beverage cut to 1cm size, then folded symmetrically. The present study aims to investigate the effect of waste aluminium on the soaked California Bearing Ratio (CBR), Swelling, Unconfined Compressive Strength (UCS) of clayey soil. Five various percentages of waste aluminium were used during the experimental work by 2%, 4%, 6%, 8%, and 10% respectively. The test results show that CBR value has the optimum stage at 8% with the value of 4,02%, the swelling value keep decreasing until the stage at 10% with the value of 5,41%, and the Unconfined Compressive Strength value has the optimum stage at 6% with the qu value of 12,661 kg/cm2.

Keywords: Clayey Soil, Waste Alumunium, CBR Soaked, Swelling, UCS.


Full Text:

PDF

References


H. Canakci, F. Celik, M. O. A. Bizne, and M. O. A. Bizne, “Stabilization of Clay with Using Waste Beverage Can,” Procedia Eng., vol. 161, pp. 595–599, 2016, doi: 10.1016/j.proeng.2016.08.70.

R. Fadhillah, “Pengaruh Penambahan Limbah Kaleng Minuman Terhadap Nilai California Bearing Ratio (Soaked) Pada Tanah Lempung Ekpansif,” 2019.

Z. Karabash, A. F. Çabalar, and N. Akbulut, “The Behavior of Clayey Soil Reinforced With Waste Aluminium Pieces,” Procedia Earth Planet. Sci., vol. 15, pp. 353–358, 2015, doi: 10.1016/j.proeps.2015.08.088.

A. Pandey and R. K. Yadav, “Compaction and CBR Characteristics of Expansive Soil Stabilized with Lime and Waste Beverage Can,” Int. J. Res. Appl. Sci. Eng. Technol., vol. 8, no. 6, pp. 925–929, 2020, doi: 10.22214/ijraset.2020.6149.

A. Rahmayanti, “Stabilisasi Tanah Lempung Ekspansif Menggunakan Limbah Alumunium Kaleng Minuman Terhadap Kuat Geser Tanah,” vol. 10, no. Ll, pp. 39–44, 2009.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.