gb777
https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/issue/feed PROSIDING SNITT POLTEKBA 2024-06-27T03:16:56+00:00 Ir. Ida Bagus Dharmawan, S.T., M.Si ida.bagus@poltekba.ac.id Open Journal Systems <p><a href="http://snitt.poltekba.ac.id"> <img src="http://p3m.poltekba.ac.id/wp-content/uploads/2017/06/SNITT.png" alt="" width="200" height="42" /></a><a href="http://snitt.poltekba.ac.id"><span style="text-decoration: underline;"><br style="text-decoration: underline;" /></span></a>Prosiding SNITT Poltekba merupakan kumpulan artikel yang diseminarkan dalam Seminar Nasional Inovasi Teknologi Terapan Politeknik Negeri Balikpapan, media publikasi hasil penelitian dan artikel kajian empiris dengan cakupan bidang Rekayasa Terapan, Sosial EkonomHigher Education,Vocational Education, Public Policy, Tourism and Hospitality Management (<a href="http://snitt.poltekba.ac.id/" target="_blank">http://snitt.poltekba.ac.id</a>)</p><p><span>PROSIDING SEMINAR POLTEKBA pertama kali terbit tahun 2016 yang diedarkan secara internal.</span></p><p>SNITT Poltekba 2017 <a href="/index.php/prosiding/issue/view/31" target="_self">[PROSIDING]</a> <span>ISBN 978-602-51450-0-1</span></p><ul><li>Tema : “Peranan SDM Terampil Terhadap Inovasi Teknologi Terapan Berbasis Pemanfaatan Energi”.</li><li>Keynote : (1) Dr. Henry Nasution (Universiti Teknologi Malaysia); (2) Dr. Susilo Widodo (Ka.Pusat Teknologi Akselator-BATAN, Yogyakarta); (3) Dwi I Rusiawan (Manager Proyek Implementasi ERP  PT Pupuk Kaltim Bontang)</li></ul><p>SNITT Poltekba 2018 <a href="/index.php/prosiding/issue/view/41" target="_self">[PROSIDING]</a> <em>ISBN:</em><span> 978-602-51450-1-8</span></p><ul><li>Tema:<em> “Peningkatan Inovasi Teknologi Terapan dengan Strategi Bisnis Menuju Kemandirian dan Daya Saing”</em></li><li>Keynote Speaker : (1) Prof. Dr. Nor Azazi Bin Zakari, <em>Director of River Engineering and Urban Drainage Research Centre, </em> Universiti Sains Malaysia; (2)Dr. Muhammad Mukhlisin, S.T., M.T. Politeknik Negeri Semarang; (3) Ir. Dian Rachmawan, M.Sc. Director of Enterprise and Business Services, P.T. Telekomunikasi Indonesia, Tbk\</li></ul><div>SNITT Poltekba 2020 <a href="/index.php/prosiding/issue/view/57" target="_blank">[PROSIDING]</a> <em>ISBN:</em><span> 978-602-51450-2-5</span><ul><li>Tema:<em> “Technology Innovation Challenge &amp; Opportunity For Sustainable Development"</em></li><li>Keynote Speaker : (1) Dr. Ir. Muchamad Oktaviandri Syas, MT., IPM., P.Eng., ASEAN.Eng (Universiti Malaysia Pahang, Universitas Bung Hatta); (2) Dr. Ir. Dudi Hidayat., M.Sc (Kepala Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Inovasi, LIPI); (3) Prof Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D (<span class="JsGRdQ">Rektor Universitas Islam Indonesia)</span></li></ul></div><p> SNITT Poltekba 2021 <a href="/index.php/prosiding/issue/view/64" target="_blank">[PROSIDING]</a> <span>ISBN : 978-602-51450-3-2</span></p><ul><li>Tema :<em> “<em>The Role of Vocational Education in Support of The Energy Revolution</em>"</em></li><li>Keynote Speaker : (1) Prof. Ir. Tutuka Ariadji, M.Sc., Ph.D (Direktorat Jendral Minyak dan Gas Bumi); (2) Prof. Ir. Chairul Irawan, S.T., M.T., Ph.D (Universitas Lambung Mangkurat); (3) Nasihin (PT. Komatsu Remanufacturing Asia)</li></ul><p>SNITT Poltekba 18 Oktober 2023 <a href="/index.php/prosiding/issue/view/85" target="_blank">[PROSIDING]</a> P-<span>ISSN 3032-4645 ; E-ISSN <span>3032-548X</span></span></p><ul><li><p>Tema : "Sinergi Pendidikan Vokasi dan Industri Dalam Mewujudkan Kota Cerdas Melalui Teknologi Berkelanjutan".</p></li><li><p>Keynote Speaker : (1) Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. (Direktur Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi); (2) Tony Dwi Susanto, S.T.,M.T., Ph.D., ITIL, COBIT (Ketua Peneliti e-Government &amp; IT Governance Research Group Institute Teknologi Sepuluh November); (3) Bayu Murtiyoso (Direktur PT. Position Patners Indonesia)</p></li></ul> https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2025 Sampul Depan Prosiding SNITT 18 Oktober 2023 2024-06-27T03:16:56+00:00 SNITT POLTEKBA 2023 p3m@poltekba.ac.id Sampul Depan Prosiding SNITT 18 Oktober 2023 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2026 Kata Sambutan dan Daftar Isi Prosiding SNITT 18 Oktober 2023 2024-03-27T06:52:56+00:00 SNITT POLTEKBA 2023 p3m@poltekba.ac.id Kata Sambutan dan Daftar Isi Prosiding SNITT 18 Oktober 2023 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1935 TEKNOLOGI LIGHT TRAP DETEKSI HAMA MENGGUNAKAN PANEL SURYA 2024-03-16T04:22:40+00:00 Qory Hidayati qory.hidayati@poltekba.ac.id Erick Sorongan erick.sorongan@poltekba.ac.id Angga Wahyu Aditya angga.wahyu@poltekba.ac.id Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain@poltekba.ac.id Asra’af Mustaqim qory.hidayati@poltekba.ac.id <p><em>Salah satu cara meminimalkan populasi hama disekitar lahan pertanian atau perkebunan adalah dengan adanya Light Trap. Suatu alat untuk menangkap atau menarik serangga yang tertarik Cahaya pada waktu malam hari. Alat ini berfungsi untuk mengetahui keberadaan atau jumlah populasi serangga di lahan pertanian. Untuk menyelesaikan permasalahan hama perkebunan dibuat teknologi tepat guna sebagai salah satu solusi alternatif dalam pengurangan, pada Light Trap menggunakan tracker solar panel dan menggunakan sensor LDR untuk mengendalikan secara otomatis. Dalam penelitian ini didesain purwarupa pembasmi serangga menggunakan cahaya lampu bertenaga surya sehingga aman dari korsleting dan kebakaran. Prinsip kerja adalah saat matahari tenggelam, lampu light trap menyala secara otomatis karena energi listrik yang dipancarkan bersumber dari baterai, panel surya akan mengubah energi matahari menjadi energi listrik dc, kemudian dengan inverter dikonversikan (dc) ke listrik (ac) untuk dialirkan ke lampu light trap (TL ultraviolet ) bedanya dari sebelumnya bahwa solar panel ini dapat tracker sesuai dengan arah matahari dan dengan menambahkan LDR untuk mengendalikan waktu light trap aktif.</em></p> 2023-11-22T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1940 ROBOT PENDETEKSI GAS CO DAN NO2 BERBASIS BLUETOOTH 2024-03-16T05:54:08+00:00 Qory Hidayati qory.hidayati@poltekba.ac.id Danar Retno Sari qory.hidayati@poltekba.ac.id Slamet Widodo slamet.widodo@poltekba.ac.id <p>Banyak benda yang mengandung suatu gas berbahaya yang dapat menyebabkan suatu bencana apabila terjadi kebocoran. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem yang mampu mendeteksi suatu kebocoran gas tanpa merugikan manusia. Terjadinya gas bocor yang menyebabkan udara dalam ruang kerja tercemar dengan gas CO dan NO2 yang dapat menghambat proses pekerjaan. Teknologi mobil robot memungkinkan untuk dapat melakukan manuver secara cepat sehingga dapat dimanfaatkan untuk membuat mekanisme kerja robot yang dapat mendeteksi gas berbahaya. Esp32 digunakan karena memiliki kelebihan bersifat open source dan prosesor yang lebih tinggi daripada arduino. Selain itu robot ini dilengkapi dengan HC-05 sebagai pengendali robot sehingga dapat berjalan menuju obyek dan mendeteksi kebocoran gas pada ruang yang dituju. Sensor gas yang digunakan sensitif terhadap NH3, NOx, CO2,CO,NO2 benzena, asap, dan gas berbahaya lainnya serta ditambah dengan sensor suhu untuk mendeteksi suhu ruangan. Robot ini terbuat dari bahan plastik yang dapat menahan beban hingga 2 kg. Pergerakan robot menggunakan kontrol dari aplikasi blynk untuk menuju ke target serta dapat memonitoring kadar gas,suhu. Hasil ini menunjukkan alat-alat yang telah dilakukan pengujian seperti, pengujian sensor gas MQ135 dan MQ7 menunjukkan hasil semakin lama atau semakin banyaknya asap yang ada, maka semakin tinggi pula vout tegangan keluaran dari sensor gas, kemudian dari sensor DHT11 akurasi yang didapat 99,6% dan nilai error yang didapat 0,4 %. Robot pendeteksi gas ini dapat mendeteksi dini sebelum terjadinya kebakaran maupun kondisi darurat karna berlebihan gas CO dan NO2 dalam ruangan.</p><p>Kata kunci: Robot Deteksi Gas, Sensor Gas, Sensor Suhu, Joystik</p><p> </p><p><br /><em>ABSTRACT</em></p><p><br /><em>Many objects contain a hazardous gas which can cause a disaster if a leak occurs. Therefore we need a system that is able to detect a gas leak without harming humans. The occurrence of gas leaks which causes the air in the work space to be polluted with CO and NO2 gases which can hinder the work process. Robotic car technology allows for quick maneuvers so that it can be used to create robot working mechanisms that can detect dangerous gases. Esp32 is used because it has the advantage of being open source and a higher processor than Arduino. In addition, this robot is equipped with a HC-05 as a robot controller so that it can walk towards objects and detect gas leaks in the intended space. The gas sensor used is sensitive to NH3, NOx, CO2, CO, NO2 benzene, smoke and other harmful gases and is coupled with a temperature sensor to detect room temperature. This robot is made of plastic material that can withstand loads of up to 2 kg. The movement of the robot uses control from the blynk application to go to the target and can monitor gas levels and temperature. The results of this final project show the tools that have been tested, such as testing the MQ135 and MQ7 gas sensors. The results show that the longer or more smoke there is, the higher the output voltage vout from the gas sensor, then from the DHT11 sensor, the accuracy obtained is 99 .6% and the error value obtained is 0.4%. This gas detection robot can detect early before a fire or emergency situation occurs due to excessive CO and NO2 gas in the room.</em></p><p><em>Keywords: Gas Detection Robot, Gas Sensor, Temperature Sensor, HC-05</em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1941 DAMPAK INTERFERENSI BLUETOOTH PADA KINERJA LAN NIRKABEL IEEE 802.11B PADA FREKUENSI 2,4 GHZ 2024-03-16T07:08:14+00:00 Riklan Kango riklan.kango@poltekba.ac.id Andi Ayas Amsal riklan.kango@poltekba.ac.id Muhamad Ilyas Abas riklan.kango@poltekba.ac.id <p><em>Di era konektivitas nirkabel yang semakin maju, gangguan antara perangkat Bluetooth dan Wireless LAN (WLAN) pada rentang frekuensi 2,4 GHz telah muncul sebagai tantangan kritis. Penelitian kami menggali aspek spesifik tentang bagaimana gangguan dari perangkat Bluetooth yang umum digunakan berdampak pada kinerja WLAN pada frekuensi yang sama. Dalam konteks ini, kami melakukan penyelidikan mendalam tentang dampak gangguan Bluetooth pada waktu transmisi dan throughput WLAN. Temuan eksperimental kami mengungkapkan implikasi yang signifikan. Pada jarak 1 meter antara perangkat Bluetooth dan WLAN, transmisi file JPEG mengalami pengurangan waktu transmisi sebesar 7,53% dan throughput sebesar 5,52%. Demikian juga, transmisi file MP3 mengalami penurunan waktu transmisi sebesar 12,35% dan throughput sebesar 9,98%. Dalam kasus file AVI, pengurangannya bahkan lebih jelas, menghasilkan penurunan waktu transmisi sebesar 21,32% dan penurunan throughput sebesar 16,01%. Hasil ini menggarisbawahi perlunya peningkatan kesadaran dan strategi mitigasi mengenai gangguan Bluetooth dalam skenario koeksistensi WLAN. Implikasi dari penelitian kami bergema secara signifikan untuk perancang dan administrator jaringan nirkabel, menawarkan wawasan untuk memastikan kinerja jaringan yang konsisten dan kuat.</em></p><p><strong><em>Kata kunci:</em></strong><em>IEEE 802.11b, Interferensi Bluetooth, LAN </em><em>Nirkabel</em><em></em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>In the era of advanced wireless connectivity, interference between Bluetooth devices and Wireless LANs (WLANs) in the 2.4 GHz frequency range has emerged as a critical challenge. Our research delves into the specific aspects of how interference from commonly used Bluetooth devices impacts the performance of WLANs at the same frequency. In this context, we conduct an in-depth investigation of the impact of Bluetooth interference on the transmission time and throughput of WLANs. Our experimental findings reveal significant implications. At a distance of 1 meter between the Bluetooth device and the WLAN, JPEG file transmission experiences a reduction in transmission time by 7.53% and throughput by 5.52%. Likewise, MP3 file transmission experienced a reduction in transmission time by 12.35% and throughput by 9.98%. In the case of AVI files, the reduction is even more pronounced, resulting in a 21.32% decrease in transmission time and a 16.01% decrease in throughput. These results underscore the need for increased awareness and mitigation strategies regarding Bluetooth interference in WLAN coexistence scenarios. The implications of our study resonate significantly for wireless network designers and administrators, offering insights to ensure consistent and robust network performance. .</em></p><p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>IEEE 802.11b, Bluetooth Interference, Wireless LAN</em><em></em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1942 EFEKTIVITAS MESIN PACKAGING DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN SIX BIG LOSESS 2024-03-16T08:04:36+00:00 Cyrilla Indri Parwati cindriparwati@akprind.ac.id Rian Umar Prasetyo cindriparwati@akprind.ac.id <p><em>CV.PDM adalah industri pengolahan aneka produk pangan berupa susu kambing. Dalam proses pengolahannnya dibutuhkan beberapa mesin seperti,  mesin packaging, mesin coding dan mesin mixing yang setiap harinya beroperasi. Dari ketiga mesin tersebut mesin packaging sering mengalami kendala berupa sensor erorr, elemen pemanas putus, sealer pemanas kurang maksimal hal ini terjadi dalam kurun satu hari bisa 2 sampai 3 kali rusak dikarenakan pengaruh umur mesin dan juga kemampuan pekerjanya yang kurang. Sebuah mesin dikatakan baik apabila dapat berfungsi dengan efektif dan efisien dalam menghasilkan produk atau output dari prosesnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui  tingkat efektivitas pada mesin packaging serta mencari faktor penyebab rendahnya efektivitas atau kerugian pada mesin packaging. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan ini menggunakan Overall Equipment Effectiveness (OEE), OEE merupakan metode yang digunakan untuk mengetahui tingkat efektivitas mesin  atau peralatan yang terdiri dari tiga rasio yaitu Availability, Performance Efficiency dan Rate of Quality kemudian Six Big Losess digunakan untuk mencari losess yang menyebabkan rendahnya efektivitas atau kerugian pada mesin yang terdiri dari Breakdown, Setup and Adjustment, Idle and minor stoppages losess Reduceed speed, rework losess, yield losess dan untuk diagram pareto digunakan sebagai penentuan tingkat yang paling dominan dari OEE dan six big losess. Hasil perhitungan diperoleh nilai OEE sebesar 57% dengan  nilai availability 57%, performance 99% dan quality 100%. Dari nilai OEE tersebut diperoleh  faktor rendahnya disebabkan oleh nilai availability oleh karena itu rata rata  nilai OEE  tersebut masih belum memenuhi standart world class yaitu 85% dan untuk six big losess faktor yang paling dominan pada reducced speed  losess dengan nilai 42,32%. Dari nilai OEE  dan six big losess maka terdapat usulan perbaikan agar nilai efektivitas memenuhi standart world class.</em></p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: Efektivitas, Overall Equipments Effectiveness,  Six Big Losess</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>CV.PDM is an industry processing various food products in the form of goat's milk. In the processing, several machines are needed, such as packaging machines, coding machines and mixing machines which operate every day. Of the three machines, the packaging machine often experiences problems in the form of sensor errors, broken heating elements, less than optimal heating sealer. This happens in the space of one day, it can be damaged 2 to 3 times due to the influence of the age of the machine and also the lack of ability of the workers. A machine is said to be good if it can function effectively and efficiently in producing products or output from the process. The aim of this research is to determine the level of effectiveness of packaging machines and to look for factors that cause low effectiveness or losses in packaging machines. The method used to solve this problem uses Overall Equipment Effectiveness (OEE). causing low effectiveness or losses on machines consisting of Breakdown, Setup and Adjustment, Idle and minor stoppages loss reduced speed, rework loss, yield loss and for the Pareto diagram it is used to determine the most dominant level of OEE and six big losses. The calculation results obtained an OEE value of 57% with an availability value of 57%, performance 99% and quality 100%. From the OEE value, the low factor is obtained due to the availability value, therefore the average OEE value still does not meet world class standards, namely 85% and for the six big losers, the most dominant factor is reduced speed loss with a value of 42.32%. From the OEE and six big losses values, there are suggestions for improvements so that the effectiveness values meet world class standards.</em></p><p><strong>Key</strong><strong>w</strong><strong>ord</strong><strong>s:</strong><strong> </strong><em>Effectiveness,</em> <em>Overall Equipments Effectiveness, Six Big Losess</em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1943 RANCANGAN PEMELIHARAAN DAN PENGELOLAAN LIMBAH B3 WORKSHOP ALAT BERAT POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN 2024-03-16T08:51:54+00:00 Agus Susanto agus.susanto@poltekba.ac.id Yolanda Vivina Mithaya Sumartono agus.susanto@poltekba.ac.id Nurul Huda agus.susanto@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Pemeliharaan merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang digunakan untuk menjaga inventaris baik berupa peralatan maupun sarana prasarana sehingga membuat peralatan tersebut dapat digunakan sesuai maksud dan tujuannya. Politeknik Negeri Balikpapan memiliki beberapa fasilitas dalam menunjang kegiatan pendidikan salah satunya adalah Workshop Alat Berat. Kegiatan yang ada di Workshop Alat Berat seperti praktikum mahasiswa, penelitian dosen dan pengabdian kepada masyarakat seluruhnya menghasilkan limbah B3. Akan tetapi, pengelolaan dan pemeliharaan terhadap limbah B3 yang ada di Workshop Alat Berat belum dilakukan secara maksimal. Permasalahan yang ada masih tercampurnya limbah dengan karakteristik berbeda dikarenakan kurangnya tempat pembuangan limbah serta belum terpasang label limbah B3 yang ada di tempat pembuangan limbah B3 secara menyeluruh. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menganalisis sumber kegiatan penghasil limbah, pembagian karakteristik limbah B3, dan dampak yang ditimbulkan dari limbah B3 yang dihasilkan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang konsep pemeliharaan dan pengelolaan limbah B3 secara optimal dengan melakukan pengadaan tempat pembuangan limbah B3, melakukan pemasangan simbol pada tempat pembuangan limbah B3 dan pembuatan jadwal pemeliharaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah  optimalnya pemeliharaan dan pengelolaan limbah B3 yang ada di Workshop Alat Berat Politeknik Negeri Balikpapan.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong><strong> </strong>:limbah, pemeliharaan, pengelolaan, workshop, karakteristik</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>Maintenance is an activity or activity used to maintain inventory in the form of equipment and infrastructure so that the equipment can be used according to its aims and objectives. Balikpapan State Polytechnic has several facilities to support educational activities, one of which is the Heavy Equipment Workshop. Activities at the Heavy Equipment Workshop, such as student practicums, lecturer research and community service, all produce B3 waste. However, management and maintenance of B3 waste in the Heavy Equipment Workshop has not been carried out optimally. The existing problem is that waste with different characteristics is still mixed due to the lack of waste disposal sites and the B3 waste labels not being fully installed at the B3 waste disposal sites. The method used in this research is to analyze the sources of waste producing activities, the distribution of B3 waste characteristics, and the impacts resulting from the B3 waste produced. Therefore, the aim of this research is to design a concept for optimal maintenance and management of B3 waste by procuring a B3 waste disposal site, installing symbols at the B3 waste disposal site and creating a maintenance schedule. The results obtained from this research are optimal maintenance and management of B3 waste in the Balikpapan State Polytechnic Heavy Equipment Workshop.</em></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><strong> </strong><strong>:</strong> <em>waste, maintenance, management, workshop, characteristics</em></p><pre> </pre> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1944 KARAKTERISTIK SPRAY BAHAN BAKAR CAMPURAN BENSIN-ETANOL PADA VACUUM CHAMBER 2024-05-05T04:08:16+00:00 Arwin Arwin arwin@poltekba.ac.id Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Ida Bagus Dharmawan ida.bagusdharmawan@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik spray bahan bakar campuran bensin-etanol pada vacuum chamber.  Pengujian bahan bakar dilakukan dengan memvariasikan tekanan pada vacuum chamber sebesar 0 In.Hg, 10 In.Hg, 15 In.Hg, dan 22 In.Hg dan campuran bahan dengan persentase etanol sebesar 0%, 10%, 20%, dan 30%. Setiap semprotan campuran bahan bakar dianalisa karakteristik semprotannya  dengan merekam menggunakan kamera. Selanjutnya data berupa video semprotan bahan bakar di convert menjadi gambar menggunakan software Adobe Priemer Pro CC lalu dianalisa dengan menggunakan software Image J untuk memperoleh data karakteristik spray bahan bakar yang berupa spray tip penetration, velocity of spray, dan angle spray. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai spray tip penetrasion dan velocity of spray terendah pada E0 yaitu sebesar  15,8 cm dan 52,6 cm/s pada kevakuman 0 In.Hg (1 atm), sedangkan spray tip penetration dan velocity of spray tertinggi pada E30 yaitu sebesar 26,2 cm dan 84,5 cm/s pada kevakuman 22 In.Hg. Sedangkan spray angle tertinggi pada bahan bakar E0 yaitu sebesar 20,1º pada kevakuman 22 In.Hg dan terendah pada E30 yaitu sebesar 15,8⁰ pada kevakuman 0 In.Hg. Semakin tinggi persentase etanol disetiap tekanan vakum yang diujikan menunjukkan nilai spray tip penetration dan velocity of spray semakin meningkat sedangkan nilai spray angle mengalami penurunan. Hal ini disebabkan karena terjadi peningkatan viskositas, densitas campuran bahan bakar dan berkurangnya tekanan gas/udara di dalam vacuum chamber. Semakin tinggi viskositas dan densitas bahan bakar serta tekanan vakum pengujian maka nilai spray tip penetration, velocity of spray dan angle spray bahan bakar juga meningkat.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: Karakteristik, spray, bensin, etanol, vakum</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>This research aims to determine the spray characteristics of gasoline-ethanol mixed fuel in a vacuum chamber. Fuel testing was carried out by varying the pressure in a vacuum chamber of 0 In.Hg, 10 In.Hg, 15 In.Hg, and 22 In.Hg and a mixture of ingredients with an ethanol percentage of 0%, 10%, 20%, and 30% . Each spray of the fuel mixture is analyzed for its spray characteristics by recording it using a camera. Next, the data in the form of fuel spray videos were converted into images using Adobe Priemere Pro CC software and then analyzed using Image J software to obtain data on fuel spray characteristics in the form of spray tip penetration, spray speed and spray angle. The results showed that the spray tip penetration value and the lowest spray speed at E0 were 15.8 cm and 52.6 cm/s at a vacuum of 0 In.Hg (1 atm), while the spray tip penetration and the highest spray speed were at E30, namely 26.2 cm and 84.5 cm/s at a vacuum of 22 In.Hg. Meanwhile, the highest spray angle for E0 fuel is 20.1º at a vacuum of 22 In.Hg and the lowest is for E30, namely 15.8</em><em>⁰</em><em> at a vacuum of 0 In.Hg. The higher the percentage of ethanol at each vacuum pressure tested, it shows that the value of spray tip penetration and velocity of spray increases while the value of spray angle decreases. This is caused by an increase in viscosity, density of the fuel mixture and reduced gas/air pressure in the vacuum chamber. The higher the viscosity and density of the fuel as well as the vacuum pressure of the test, the values of spray tip penetration, velocity of spray and angle of spray of the fuel also increase.</em></p><p><em> </em></p><p><strong><em>Key</em></strong><strong><em>w</em></strong><strong><em>ord</em></strong><strong><em>s:</em></strong><strong><em> </em></strong><em>Characteristics, spray, gasoline, ethanol, vacuum</em><em></em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1945 ANALISIS PENYEBAB TRAVEL SYSTEM ABNORMAL PADA TRAVEL MOTOR UNIT KOMATSU PC200-8M0 DI PT. UNITED TRACTORS SITE TABANG 2024-02-01T01:15:16+00:00 Taufik Wahyu Hidayat taufikwahyuhidayat99@gmail.com Zulkifli Zulkifli zulkifli.as@poltekba.ac.id Arwin Arwin arwin@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Abstrak Travel motor berfungsi sebagai sistem steering dan rem untuk mengarahkan unit bergerak maju, mundur, ke kanan, dan ke kiri. Permasalahan yang terjadi pada excavator Komatsu PC200-8M0 adalah permasalahan pada sistem travel yang tidak normal pada travel motor kiri unit. Unit yang digunakan membangun jalan hauling batu bara ini sangat dibutuhkan oleh customer saat itu demi menunjang produktivitas customer. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelesaikan masalah yang terjadi pada unit tersebut dan menemukan cara agar dapat meminimalisir masalah yang sama terjadi di kemudian hari. Dengan metode 8 step troubleshooting, ditemukan bahwa permasalahan ini disebabkan oleh adanya komponen asing berupa majun yang menyumbat aliran oli hidrolik menuju parking brake pada spool counter balance valve sehingga membuat parking brake tidak menerima tekanan oli yang dibutuhkan. Untuk meminimalisir agar masalah tidak terjadi lagi, penulis dan tim mekanik melakukan proses perbaikan dengan baik dan benar. Setiap melakukan pekerjaan penggantian hose hidrolik khususnya pada sistem travel, hendaknya dilakukan dengan peralatan yang telah dipersiapkan terlebih dahulu dan peralatan yang sesuai standar dealer resmi Komatsu.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: Excavator, Travel System, Counterbalance Valve<strong></strong></p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>The travel motor functions as a steering and brake system to direct the unit to move forward, backward, right or left. The problem that occurs on the Komatsu PC200-8M0 excavator is a problem with the travel system that is not normal on the left travel motor of the unit. The unit used to build coal hauling roads was urgently needed by the customer at that time to support customer productivity. The purpose of this research is to solve the problem that occurs on the unit and find ways to minimize the same problem occurring in the future. Using the 8-step troubleshooting method, it was found that this problem was caused by the presence of foreign components in the form of moss that blocked the flow of hydraulic oil to the parking brake on the counterbalance valve spool, making the parking brake not receive the required oil pressure. To minimize the problem from happening again, the author and the mechanic team carried out the repair process properly and correctly. Any work that replaces the hydraulic hose, especially in the travel system, should be done with equipment that has been prepared in advance and equipment that meets the standards of Komatsu authorized dealers.</em><em></em></p><p class="Abs-1"><strong>Key</strong><strong>w</strong><strong>ord</strong><strong>s: </strong>Excavator, Travel System, Counterbalance Valve</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1946 PENINGKATAN KOMPETENSI ALAT BERAT GURU SMK DI BALIKPAPAN DAN PENAJAM PASER UTARA 2024-02-01T01:20:48+00:00 Syaeful Akbar syaeful.akbar@poltekba.ac.id Arwin Arwin arwin@poltekba.ac.id Wahyu Anhar wahyu.anhar@poltekba.ac.id Nurul Huda nurul.huda@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Artikel ini disusun berdasarkan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Negeri Balikpapan (PKM Poltekba) tahun 2023. Sasaran mitra kegiatan PKM adalah guru SMK Program Studi (Prodi) Alat Berat di Balikpapan dan Penajam Paser Utara. Banyaknya industri alat berat di wilayah Balikpapan dan Penajam Paser Utara menjadi peluang untuk SMK membuka Prodi Alat Berat. Tetapi minimnya jumlah guru SMK yang memiliki kompetensi bidang alat berat menjadi kendala dalam transfer keilmuan kepada siswa. Kondisi ini berdampak juga terhadap kurangnya pemakaian alat praktek terkait alat berat. Oleh karena itu dilakukan pelatihan kompetensi alat berat, khususnya terkait Powershift Transmission Komatsu HD 785-7. Pelatihan dilaksanakan selama 4 hari dengan pemberian materi secara teori selama 1 hari dan pelaksanaan praktek selama 3 hari. Pelatihan diikuti sebanyak 9 orang peserta yang merupakan guru SMK Prodi Alat Berat. Penilaian keberhasilan pelatihan dilakukan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil kuesioner didapatkan bahwa pelatihan (meliputi materi, narasumber dan layanan panitia) dan penggunaan ruang teori telah bernilai baik. Tetapi terkait waktu pelaksanaan dan sarana prasarana praktek perlu ditingkatkan.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: pelatihan, guru, alat berat, powershift transmission</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>This article was prepared based on Community Service Program of Politeknik Negeri Balikpapan (PKM Poltekba) in 2023. Target partners for PKM activities are vocational school teachers from the Program Study of Heavy Equipment in Balikpapan and Penajam Paser Utara. The large number of heavy equipment industries in the Balikpapan and Penajam Paser Utara areas is an opportunity for Vocational Schools to open a Program Study of Heavy Equipment. However, the limited number of vocational school teachers who have competence of heavy equipment is an obstacle in transferring knowledge to students. This condition also has an impact on the lack of use of practical equipment of heavy equipment. Therefore, heavy equipment competency training was carried out, especially regarding the Powershift Transmission of Komatsu HD 785-7. The training was carried out for 4 days with theoretical material being provided for 1 day and practical implementation for 3 days. The training was attended by 9 participants who were Heavy Equipment Vocational School teachers. Assessment of training success was carried out using a questionnaire. Based on results of questionnaire, it was found that training (including materials, resource persons and committee services) and use of the theory room were of good value. However, regarding implementation time and practical infrastructure, it needs to be improved.</em></p><p class="Abs-1"><strong>Keywords:</strong> training, teacher, heavy equipment, powershift transmission</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1947 ANALISIS TIGA LEVEL INSPEKSI PERALATAN LIGHTNING ARRESTER SEBAGAI PENGAMAN PADA UNIT LAYANAN TRANSMISI DAN GARDU INDUK TENGKAWANG 2024-02-01T01:25:25+00:00 Muhammad Agung Suardi restuutomo@ft.unmul.ac.id Restu Mukti Utomo restuutomo@ft.unmul.ac.id Adi Pandu restuutomo@ft.unmul.ac.id Didit Suprihanto restuutomo@ft.unmul.ac.id Fatkhul Hani Rumawan restuutomo@ft.unmul.ac.id <p><em>Energi listrik semakin lama semakin banyak dibuntuhkan dilingkup kehidupan, dalam kehidupan sehari-hari ataupun dalam dunia indutri, untuk itu dibutuhkan kehandalan dalam pengantaran listrik kepada konsumen tersebut agar dapat mengurangi kerugian pada PLN dan konsumen tetap dapat menggunakan energi listrik dengan nyaman. Maka dari permasalahan tersebut gardu induk sebagai salah satu komponen dalam pentransmisian diperlukan kehandalan dalam bekerja agar energi listrik tetap dapat sampai kepada konsumen. Salah satu komponen utama dalam gardu induk untuk menjaga komponen lainnya yaitu Lightning Arrester, dimana alat tersebut sebagai pengaman pertama pada gardu induk apabila terjadi sambaran petir pada penghantaran tenaga listrik. Untuk itu dibutuhkan pula perawatan pada Lightning Arrester agar tetap bekerja dengan baik sesuai dengan standar, dengan inspeksi tiga level untuk mendapatkan nilai dari hasil pengecekan, yang pertama merupakan pengecekan secara berkala kepada setiap bagaian atau komponen yang terdapat pada Lightning Arrester, kedua merupakan pengukuran termovisi yang bertujuan untuk mengetahui tingkat panas atau suhu penghantar apakah masih dalam kondisi dalam menghantar tegangan lebih akibat sambaran petir, ketiga ada pengukuran tahanan isolasi, tahanan tanah, dan surja counter untuk mengetahui kerja Lightning Arrester secara maksimal. Dari tahapan pengecekan tersebut akan didapatkan bahwa kondisi alat masih dalam kondisi baik atau tidak sesuai dengan standar.</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:</em><strong> <em>PLN, Gardu Induk, Lightninhg Arrester, Kehandalan, Perawatan komponen</em></strong><em></em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>Electrical energy is increasingly needed in all areas of life, in everyday life or in the industrial world, for this reason reliability is needed in delivering electricity to consumers in order to reduce losses to PLN and consumers can still use electrical energy comfortably. So from this problem, the substation as one of the components in transmission requires reliability in working so that electrical energy can still reach consumers. One of the main components in the substation to protect other components is the Lightning Arrester, where this device is the first safety device in the substation in the event of a lightning strike on the electrical power delivery. For this reason, maintenance is also needed on the Lightning Arrester so that it continues to work well according to standards, with a three-level inspection to get value from the checking results, the first is a periodic check of each part or component contained in the Lightning Arrester, the second is a thermovision measurement that The aim is to determine the heat level or temperature of the conductor, whether it is still in a condition to carry excess voltage due to a lightning strike. Third, there is a measurement of insulation resistance, earth resistance and counter surge to determine the maximum working of the Lightning Arrester. From these checking stages it will be found that the condition of the equipment is still in good condition or does not comply with standards.</em></p><p><strong><em>Keywords: PLN, Substation, Lightning Arrester, Reliability, Component Maintenance</em></strong><em></em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1948 ANALISIS EFISIENSI DAYA DUKUNG PONDASI MINI PILE DITINJAU DARI SEGI FAKTOR KEAMANAN 2024-02-01T01:26:15+00:00 Akhmad Gazali akhmadgazali51@gmail.com Tezar Aulia Rachman akhmadgazali51@gmail.com Eka Purnamasari akhmadgazali51@gmail.com <p><em>Pondasi mini pile adalah pondasi tiang pancang dengan ukuran yang lebih kecil. Bentuk penampang mini pile biasanya kotak dan segitiga dengan variasi penampang 20 x 20 cm, 25 x  25 cm, 30 x  30 cm, sampai 40 x 40 cm. Pada penelitian ini penulis akan membandingkan kapasitas daya dukung pondasi mini pile menggunakan 2 metode yang berbeda yaitu Metode Meyerhoff Dengan Metode Price &amp; Wardle. Penggunaan kedua metode tersebut dengan dasar bahwa analisis perhitungan daya dukungnya sama-sama menggunakan data sondir. Dari perbandingan tersebut diharapkan dapat mengetahui efisiensi dari kedua pondasi tersebut dari segi faktor keamanan. penelitian ini peneliti mengambil tempat pada Pembangunan Gedung Sekretariat Bersama Kota Banjarmasin yang berlokasi pada Jalan Lingkar Dalam Selatan, Kelurahan Kelayan Timur, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Meyerhoff sebesar Qu1 = 188,64 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 188,00 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 194,88 ton pada sondir 3 (S-3). hasil perhitungan kapasitas daya dukung ultimit pondasi mini pile menggunakan Metode Price &amp; Wardle sebesar Qu1 = 194,27 ton pada sondir 1 (S-1), Qu2 = 191,15 ton pada sondir 2 (S-2) dan Qu3 = 201,90 ton pada sondir 3 (S-3). Perbandingan kapasitas daya dukung pondasi mini pile antara Metode Meyerhoff dengan Metode Price &amp; Wardle adalah nilai kapasitas daya dukung pondasi mini pile menggunakan metode Mayerhoff lebih kecil daripada metode Price &amp; Wardle baik pada sondir 1 (S-1), sondir 2 (S-2) maupun sondir 3 (S-3), namun perbedaannya tidak signifikan.</em></p><p><br /><em>Kata kunci: Efisiensi Daya Pukung, Pondasi Mini Pile, Faktor Keamanan, Kota Banjarmasin</em><br /><br /></p><p><br /><em>ABSTRACT</em></p><p><br /><em>Mini pile foundations are pile foundations with a smaller size. The cross-sectional shape of mini piles is usually square and triangular with cross-sectional variations of 20 x 20 cm, 25 x 25 cm, 30 x 30 cm, up to 40 x 40 cm. In this research the author will compare the bearing capacity of mini pile foundations using 2 different methods, namely the Meyerhoff Method and the Price &amp; Wardle Method. The use of these two methods is based on the fact that the bearing capacity calculation analysis both uses sondir data. From this comparison, it is hoped that we can find out the efficiency of the two foundations in terms of safety factors. This research took place at the construction of the Banjarmasin City Joint Secretariat Building which is located on the South Inner Ring Road, Kelayan Timur Subdistrict, South Banjarmasin District, Banjarmasin City, South Kalimantan Province. The calculation results show that the ultimate bearing capacity of the mini pile foundation using the Meyerhoff method is Qu1 = 188.64 tons in sondir 1 (S-1), Qu2 = 188.00 tons in sondir 2 (S-2) and Qu3 = 194.88 tons in sondir 3 (S-3). The results of calculating the ultimate bearing capacity of the mini pile foundation using the Price &amp; Wardle method are Qu1 = 194.27 tons in sondir 1 (S-1), Qu2 = 191.15 tons in sondir 2 (S-2) and Qu3 = 201.90 tons in sondir 3 (S-3). Comparison of the bearing capacity of the mini pile foundation using the Meyerhoff Method and the Price &amp; Wardle Method is that the bearing capacity value of the mini pile foundation using the Mayerhoff method is smaller than the Price &amp; Wardle method for both sondir 1 (S-1), sondir 2 (S-2) and sondir 3 (S-3), but the difference is not significant.</em></p><p><em>Keywords: Bearing Capacity, Mini Pile Foundation, Safety Factor, Banjarmasin City</em><br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1949 KARAKTERISTIK BRIKET LIMBAH KULIT PISANG PEREKAT TEPUNG TAPIOKA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Aryati Muhaymin Marali aryati.muhaymin@poltekba.ac.id Ali Abrar ali.abrar@poltekba.ac.id Yasmin Zulfati Yusrina aryati.muhaymin@poltekba.ac.id Arwin Arwin arwin@poltekba.ac.id Herdian Dwimas herdian.dwimas@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Kulit pisang merupakan limbah rumah tangga yang sangat banyak di hasilkan, selain limbah rumah tangga limbah kulit pisang mudah ditemui di kedai gorengan yang ada di kota Balikpapan. Limbah kulit pisang dapat digolongkan sebagai limbah biomassa, sehingga dapat dimanfaatkan untuk dibuat menjadi bahan baku briket. Limbah kulit pisang yang digunakan yaitu jenis kulit pisang kepok. Proses pembuatan briket dimulai dengan pembuatan bioarang limbah kulit pisang, limbah kulit pisang melalui proses pembakaran menggunakan tungku hingga berubah menjadi bioarang. Limbah kulit pisang yang telah berubah menjadi arang kemudian dihaluskan menjadi serbuk dengan melakukan penyaringan menggunakan mesh 50 dan mesh 80. Setelah dilakukan penghalusan bioarang kemudian dilakukan pencampuran dengan menggunakan perekat tepung tapioka. Variasi dari perekat tepung tapioka yaitu 5% dan 15%. Briket yang telah jadi akan dilakukan pengujian di laboraturium untuk mengetahui kadar kalori, kadar abu, dan kadar air. Hasil penelitian briket terbaik yaitu dengan mesh 50 dan prosentase perekat 15%, yaitu dengan kadar nilai kalori sebesar 5216,48 kal/g, kadar abu sebesar8,42%, kadar air sebesar 7,9%. Dapat disimpulkan briket dengan bahan baku limbah kulit pisang dapat dijadikan sebagai energi terbarukan dengan terus melakukan perbaikan dari komposisi bahan baku briket.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: Briket, limbah kulit pisang, nilai kalor, kadar abu, kadar air</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p class="Abs-1">Banana peels are a household waste that is produced a lot, apart from household waste, banana peel waste is easily found in fried food shops in the city of Balikpapan. Banana peel waste can be classified as biomass waste, so it can be used to make raw materials for briquettes. The banana peel waste used is the Kepok banana peel type. The process of making briquettes begins with making biochar from banana peel waste. The banana peel waste goes through a burning process using a furnace until it turns into charcoal. The banana peel waste that has been turned into charcoal is then ground into powder by filtering using mesh 50 and mesh 80. After grinding the biochar, it is then mixed using tapioca flour adhesive. Variations in tapioca flour adhesive are 5% and 15%. The finished briquettes will be tested in the laboratory to determine the calorie, ash, and water content. The best briquette research results were with a variety of mesh of 50 and an adhesive percentage of 15%, namely with a calorific value of 5216.48 cal/g, ash content of 8.42%, and water content of 7.9%. It can be concluded that briquettes made from banana peel waste as raw material can be used as renewable energy by continuing to improve the composition of the briquette raw material.</p><p class="Abs-1"><strong>Key</strong><strong>w</strong><strong>ord</strong><strong>s: </strong>Briquettes, banana peel, calorie value, ash content, water content</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1950 PEMANFAATAN CAIRAN KOMPOS LIMBAH ORGANIK SEBAGAI ALTERNATIF NUTRISI TANAMAN HIDROPONIK 2024-01-18T09:10:48+00:00 Aryati Muhaymin Marali aryati.muhaymin@poltekba.ac.id Subur Mulyanto subur.mulyanto@poltekba.ac.id Herdian Dwimas herdian.dwimas@poltekba.ac.id Yasmin Zulfati Yusrina aryati.muhaymin@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Panti Asuhan Al Firdaus, di bawah Yayasan Anak Al-Kabir Indonesia, menghadapi tantangan pemanfaatan lahan yang belum optimal. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi kepada Panti Asuhan Al Firdaus dengan memanfaatkan lahan dan limbah organik sebagai sumber nutrisi dalam budidaya tanaman hidroponik. Melalui pendekatan ini, panti asuhan ini mampu mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan menghasilkan pupuk organik. Teknik budidaya tanaman hidroponik diterapkan, memberikan pemahaman tentang pertanian berkelanjutan. Tahap persiapan melibatkan studi pustaka dan diskusi dengan mitra. Pelatihan bak komposer dan budidaya hidroponik diimplementasikan pada tahap pelaksanaan. Evaluasi hasil dan keterampilan mitra dilakukan untuk perbaikan kedepannya. Keberhasilan pengabdian ini membantu Panti Asuhan Al Firdaus dalam pertanian berkelanjutan, mengoptimalkan lahan dan mengurangi limbah organik, menuju kemandirian dan produktivitas yang lebih besar.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: pertanian hidroponik, limbah organik, pengabdian masyarakat, panti asuhan</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>The Al Firdaus Orphanage, under the Al-Kabir Indonesia Children's Foundation, faces the challenge of land use that is not yet optimal. This service aims to provide solutions to the Al Firdaus Orphanage by utilizing land and organic waste as a source of nutrition in hydroponic plant cultivation. Through this approach, the orphanage can optimize land use and produce organic fertilizer. Hydroponic plant cultivation techniques are applied, providing an understanding of sustainable agriculture. The preparation phase involves literature study and discussion with partners. Composer tub training and hydroponic cultivation are implemented at the implementation stage. Evaluation of partner results and skills is carried out for future improvement. The success of this activity helps the Al Firdaus Orphanage in sustainable agriculture, optimizing land and reducing organic waste, towards greater independence and productivity.</em></p><strong>Keywords</strong>: hydroponic farming, organic waste, community engagement, orphanage 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1951 STUDI KELAYAKAN PERALATAN VOLTAGE TRANSFORMATOR 150 KV GARDU INDUK TENGKAWANG 2024-01-18T09:10:48+00:00 Rahmat Hasrul restuutomo@ft.unmul.ac.id Restu Mukti Utomo restuutomo@ft.unmul.ac.id Muslimin Muslimin restuutomo@ft.unmul.ac.id Arif Harjanto restuutomo@ft.unmul.ac.id Nur Rani Alham restuutomo@ft.unmul.ac.id <p class="judul"><em>Dalam operasionalnya, gardu induk menggunakan berbagai perangkat pengukuran dan transformasi tegangan untuk memastikan kinerja yang optimal. Salah satunya adalah Voltage Transformator (VT) yang berperan dalam mentransformasikan tegangan tinggi menjadi tegangan rendah untuk kebutuhan peralatan indikator alat ukur/meter dan relay. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mempelajari dan menganalisis kelayakan dari VT. Metode yang digunakan untuk dapat mengetahui kelayakan dari VT yaitu dengan melakukan tiga level inspeksi di antaranya yaitu In Service Inspection, In service Measurement dan Shutdown Measurement. Hasil dari penelitian ini yaitu untuk level pertama berupa pengamatan secara visual terhadap komponen-komponen VT dan didapatkan hasil yang masih dalam kondisi baik. Kemudian untuk level kedua berupa hasil uji thermovisi dan didapatkan hasil perbedaan antar fasa terbesar yaitu sebesar 1,5℃. Untuk level ketiga yaitu berupa 4 pengujian di antaranya pengujian tahanan isolasi dengan hasil terendah yaitu 36 GΩ pada fasa R dengan titik ukur P-1a, pengujian ratio VT dengan hasil tertinggi yaitu 0,24% pada fasa S dengan titik ukur 1a-1n, pengujian tahanan tanah dengan hasil tertinggi yaitu 0,17Ω pada fasa T, terakhir yaitu pengujian tan delta dengan hasil tertinggi yaitu 0,71% pada fasa R dengan tegangan uji 10kV. Berdasarkan hasil uji dan dengan melihat standar yang telah ditetapkan yaitu SK-DIR Nomor 0520-2.K/DIR/2014, hasil dari ketiga level inspeksi yang dilakukan masih sesuai dengan standar.</em><em></em></p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci: Voltage Transformator, Kelayakan, Gardu Induk</strong></p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p class="judul"><em>In operation, substations use various voltage measurement and transformation devices to ensure optimal performance. One of them is the Voltage Transformer (VT) which plays a role in transforming high voltage into low voltage for the needs of measuring instrument / meter indicator equipment and relays. The main objective of this study is to study and analyze the feasibility of VT. The method used to be able to determine the feasibility of VT is by conducting three levels of inspection, including In Service Inspection, In service Measurement and Shutdown Measurement. The results of this study are for the first level in the form of visual observation of VT components and obtained results that are still in good condition. Then for the second level in the form of thermovision test results and the largest inter-phase difference result of 1.5 ° C was obtained. For the third level, it is in the form of 4 tests including isolation resistance testing with the lowest result of 36 GΩ in the R phase with a measuring point P-1a, VT ratio testing with the highest result of 0.24% in the S phase with a measuring point of 1a-1n, grounding resistance testing with the highest result of 0.17Ω in the T phase, the last is delta tan testing with the highest result of 0.71% in the R phase with a test voltage of 10kV. Based on the test results and by looking at the established standards, namely SK-DIR Number 0520-2.K/DIR/2014, the results of the three levels of inspections carried out are still in accordance with the standards.</em></p><p class="Abs-1"><strong>Keywords: Transformer Voltage, Feasibility, Substation</strong><strong></strong></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1952 PENGHANGAT PAYUDARA UNTUK MENCEGAH BENDUNGAN ASI PADA IBU POST PARTUM 2024-01-18T09:10:48+00:00 Mikail Eko Prasetyo Widagda mikail.eko@poltekba.ac.id Putri Mawar Aini mikail.eko@poltekba.ac.id M. Faiz Zuhura mikail.eko@poltekba.ac.id Indah Rizkiani mikail.eko@poltekba.ac.id <p><em>Sakit yang dialami ibu setelah melahirkan terkadang menjadikan ibu post partum malas menyusui bayinya, hal ini dapat menyebabkan produksi ASI menjadi tidak lancar. Post partum adalah masa beberapa jam sesudah lahirnya plasenta sampai minggu ke 6 setelah melahirkan. Pijat payudara merupakan salah satu cara untuk mengatasi ketidaklancaran produksi ASI dan juga melancarkan reflex pengeluaran ASI atau refleks let down, cara efektif meningkatkan volume ASI peras/perah, serta mencegah bendungan pada payudara/payudara tidak bengkak. Tujuan dari pembuatan alat memijat payudara untuk peredaran darah yang ada di payudara akan berjalan lancar dan mengurai kelenjar susu yang mengendap di saluran ASI dalam payudara. Selain itu, tujuan dari pemijatan ini adalah untuk meredakan pembengkakan yang umum terjadi pada ibu menyusui dan mengurangi rasa nyeri saat menyusui. Kegunaan perawatan payudara dapat merangsang kelenjar air susu sehingga produksi ASI akan semakin lancar. dengan melakukan pijat oksitosin, maka reflek oksitosin akan semakin meningkat dan akan bekerja sama dengan reflek prolaktin dalam pembentukan ASI yang cukup.  Pijat payudara membantu ibu merasa lebih relaks dan nyaman, serta mengurangi rasa nyeri pada payudara. Rutin memijat payudara dipercaya dapat memperlancar sirkulasi darah, memperkuat otot - otot dada, serta membangun ketahanan pada ligamen yang membantu menjaga payudara tetap terangkat.</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:Pijat Payudara, Produksi ASI</em><em></em></p><p><em> </em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>The pain experienced by mothers after giving birth sometimes makes post-partum mothers reluctant to breastfeed their babies, this can cause breast milk production to become less smooth. Post partum is the period several hours after the birth of the placenta until the 6th week after giving birth. Breast massage is one way to overcome irregularities in breast milk production and also launch the breast milk ejection reflex or let down reflex, an effective way to increase the volume of expressed breast milk, and prevent dams in the breasts from swelling. The aim of making a breast massage tool is so that blood circulation in the breasts will run smoothly and break down the mammary glands that are deposited in the milk ducts in the breasts. Apart from that, the purpose of this massage is to reduce swelling which is common in breastfeeding mothers and reduce pain during breastfeeding. The use of breast care can stimulate the milk glands so that breast milk production will run smoothly. By doing oxytocin massage, the oxytocin reflex will increase and will work together with the prolactin reflex in the formation of sufficient breast milk. Breast massage helps mothers feel more relaxed and comfortable, and reduces breast pain. Regularly massaging the breasts is believed to improve blood circulation, strengthen the chest muscles, and build resistance in the ligaments which help keep the breasts lifted.</em></p><strong><em>Keywords:</em></strong> <em>Breast Massage, Breast Milk Production</em> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1953 PENINGKATAN KOMPETENSI PENDUKUNG DAN BIMBINGAN KARIR BAGI SISWA-SISWI SMK NEGERI 5 BALIKPAPAN 2024-01-18T09:10:48+00:00 Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Patria Rahmawaty patria.rahmawati@poltekba.ac.id Elisabeth Milaningrum elisabeth.milaningrum@poltekba.ac.id Zulkifli Zulkifli zulkifli.as@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat (PkM) seyogyanya dapat membantu masyarakat untuk menyesaikan permasalahan yang dihadapi. Permasalahan yang terjadi pada mitra kegiatan pengabdian ini adalah perlunya peningkatan kompetensi tambahan bagi siswa-siswi kelas 11 SMKN 5 Balikpapan. Peningkatan kompetensi tambahan yaitu memberikan pelatihan trik dalam mengerjakan toefl dan pelatihan Fire Fighting. Peningkatan kompetensi bagi siswa-siswi SMKN 5 Balikpapan diberikan dengan tujuan menambah pengetahuan dan wawasan bagi mereka yang akan berguna jika mereka akan melanjutkan kejenjang pendidikan selanjutnya maupun ke dunia kerja. Selain itu kegiatan PkM juga memberikan pembekalan bimbingan karir yang akan membantu dalam mengarahkan mereka menuju jenjang selanjutnya. Karena SMKN 5 Balikpapan memiliki 10 Program Keahlian, jadi sangat penting bagi seluruh siswa untuk dapat menentukan langkah yang harus ditempuh sebelum mereka lulus sekolah. Tujuan Bimbingan Karir adalah memperkenalkan pendidikan, memperkenalkan tentang dunia kerja, membantu mengetahui minat dan kemampuan, serta membantu dalam mengambil keputusan bagi siswa-siswi kelas 11.</p><p class="Abs-1"> </p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>:<strong>mitra, toefl, fire fighting, bimbingan karir</strong></p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>Community Service Activities (PkM) should be able to help the community to solve the problems they face. The problem that occurred with the partners of this service activity was the need to increase additional competencies for class 11 students at SMKN 5 Balikpapan. Additional competency enhancement is providing trick training in doing TOEFL and Fire Fighting training. Improving competency for SMKN 5 Balikpapan students is provided with the aim of increasing their knowledge and insight which will be useful if they continue to the next level of education or enter the world of work. Apart from that, PkM activities also provide career guidance which will help direct them towards the next level. Because SMKN 5 Balikpapan has 10 Skills Programs, it is very important for all students to be able to determine the steps they must take before they graduate from school. The aim of Career Guidance is to introduce education, introduce the world of work, help determine interests and abilities, and assist in making decisions for grade 11 students.</em></p><strong>Keywords:</strong> <strong>partner, toefl, fire fighting, career guidance</strong> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1960 UPAYA PENCEGAHAN RESIKO STUNTING PADA BALITA DAN PENCEGAHAN BENCANA KEBAKARAN DI KAWASAN PADAT PENDUDUK BALIKPAPAN BARAT 2024-01-18T09:10:48+00:00 Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Patria Rahmawati patria.rahmawati@poltekba.ac.id Praseptia Gardiarini yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Elisabeth Milaningrum yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Zulkifli Zulkifli yudi.kurniawan@poltekba.ac.id <p>Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi yang terjadi di Indonesia. Dampak stunting tidak hanya dirasakan oleh individu yang mengalaminya, tetapi juga berdampak terhadap roda perekonomian dan pembangunan bangsa. Salah satu kecamatan di Balikpapan yaitu Balikpapan Barat, merupakan wilayah yang memiliki penduduk yang padat. Kawasan pemukiman yang ada memiliki jarak yang sangat dekat dengan bibir pantai serta antara satu rumah dan rumah lainya banyak yang berhimpitan. Higiene sanitasi disana masih perlu ditingkatkan dan mendapat perhatian karena terkait dengan kasus stunting yang lumayan banyak. Tercatat dari laporan ahli gizi Puskesmas Baru Tengah, salah satu puskesmas yang ada di sana terdapat 43 balita yang mengalami stunting (PKM Baru Tengah, 2022). Selain itu Balikpapan Barat merupakan kawasan padat penduduk sering terjadi bencana kebakaran yang menghanguskan banyak rumah masyarakat. Hal ini dikarenakan jarak antara rumah masyarakat sangatlah dekat dan bentuk bangunan yang mayoritas terdiri dari kayu. Dalam penanganan permasalahan ini Tim Bina Desa Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) bersama mitra (Kelurahan dan Puskesmas Baru Tengah Balikpapan Barat) memberikan solusi yaitu dengan memberikan pelatihan serta praktik tentang Higiene Sanitasi kepada masyarakat di sekitar kelurahan dan puskesmas Baru Tengah Balikpapan Barat. Higiene Sanitasi merupakan upaya untuk mengendalikan faktor risiko terjadinya kontaminasi terhadap makanan, baik yang berasal dari bahan makanan, orang, tempat dan peralatan agar aman dikonsumsi. Selain itu untuk mengurangi angka bencana kebakaran di wilayah Balikpapan Barat, tim Bina Desa juga akan memberikan pelatihan dan praktik tentang penanganan bencana kebakaran (fire fighting) dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta memberikan APAR disejumlah titik rawan terjadi bencana kebakaran.<br />Kata kunci:stunting, sanitasi, pelatihan, fire fighting</p><p>ABSTRACT<br />Stunting is one of the nutritional problems that occurs in Indonesia. The impact of stunting is not only felt by the individual who experiences it, but also has an impact on the economy and national development. One of the sub-districts in Balikpapan, namely West Balikpapan, is an area that has a dense population. The existing residential area is very close to the beach and many houses are close together. Sanitary hygiene there still needs to be improved and receive attention because it is related to quite a lot of stunting cases. It was recorded from a nutritionist's report at the Baru Tengah Community Health Center that one of the community health centers there had 43 toddlers experiencing stunting (PKM Baru Tengah, 2022). Apart from that, West Balikpapan is a densely populated area where fires often occur which burn down many people's houses. This is because the distance between people's houses is very close and the majority of the buildings consist of wood. In handling this problem, the Balikpapan State Polytechnic Village Development Team (Poltekba) together with partners (New Tengah Subdistrict and Community Health Center, West Balikpapan) provided a solution, namely by providing training and practice on Sanitation Hygiene to the community around the Baru Tengah subdistrict and community health center, West Balikpapan. Sanitary hygiene is an effort to control risk factors for contamination of food, whether originating from food ingredients, people, places and equipment so that it is safe for consumption. Apart from that, to reduce the number of fire disasters in the West Balikpapan area, the Village Development team will also provide training and practice on handling fire disasters (fire fighting) with Light Fire Extinguishers (APAR), as well as providing APARs at a number of points prone to fire disasters.<br />Kata kunci: stunting, sanitation, training, fire fighting</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1961 ECO CUTTING FLUID: SEBUAH ANALISIS AKURASI PENGEBORAN PADA ALUMINIUM ALLOY 6061 2024-01-18T09:10:48+00:00 Herdian Dwimas herdian.dwimas@poltekba.ac.id Zulkifli Zulkifli zulkifli.as@poltekba.ac.id Wahyu Anhar wahyu.anhar@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Proses fabrikasi komponen otomotif dan alat berat adalah proses yang paling banyak memakan biaya. Penggunaan cutting fluid yang tepat diharapkan mampu mengurangi gaya gesek yang ditimbulkan pada proses pemotongan dan pengeboran. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan alternatif cutting fluid yang dapat digunakan pada proses fabrikasi dalam hal ini dalam proses pengeboran (drilling). Cutting fluid yang digunakan dalam penelitian ini adalah berbahan dasar minyak kelapa. Selain untuk membantu dalam efesiensi proses fabrikasi, tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah cutting fluid yang ramah lingkungan dan sesuai dengan karakteeristik material yang umum digunakan pada proses pembuatan komponen otomotif dan alat berat Alumunium Alloy 6061 (T6). Metode yang digunakan adalah dengan melakukan uji eksperimen terhadap proses pengeboran material alumunium alloy 6061 (T6) dengan memperhatikan tingkat akurasi diameter dan roundness hasil pengeboran. Data hasil pengukuran tingkat akurasi pengeboran menggunakan eco cutting fluid berbahan dasar minyak kelapa kemudian dibandingkan dengan data hasil pengukuran tingkat akurasi pengeboran menggunakan cutting fluid konvensional. Hasil yang didapatkan adalah tidak ada perbedaan signifikan hasil pengeboran dari segi tingkat akurasi pengeboran, hasil akurasi yang didapatkan adalah sama.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: cairan pemotongan, aluminium alloy 6061, pengeboran</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p class="Abs-1">The automotive and heavy equipment component fabrication process is the most expensive process. Using the right cutting fluid is expected to reduce the friction force generated during the cutting and drilling process. This research aims to provide an alternative cutting fluid that can be used in the fabrication process, in this case the drilling process. The cutting fluid used in this research is made from coconut oil. Apart from assisting in the efficiency of the fabrication process, another aim of this research is to create a cutting fluid that is environmentally friendly and in accordance with the characteristics of materials commonly used in the process of manufacturing automotive and heavy equipment components, Aluminum Alloy 6061 (T6). The method used is to carry out experimental tests on the drilling process for aluminum alloy 6061 (T6) material by paying attention to the level of accuracy of the diameter and roundness of the drilling results. The data from measuring the level of drilling accuracy using eco cutting fluid made from coconut oil was then compared with the data from measuring the level of drilling accuracy using conventional cutting fluid. The results obtained were that there was no significant difference in drilling results in terms of the level of drilling accuracy, the accuracy results obtained were the same.</p><strong>Keywords</strong>: cutting fluid, aluminium alloy 6061, drilling 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1962 UPAYA PENURUNAN EMISI CO2 SEKTOR LIMBAH CAIR DI KOTA BALIKPAPAN 2024-01-18T09:10:48+00:00 Ida Bagus Dharmawan ida.bagus@poltekba.ac.id Herdian Dwimas herdian.dwimas@poltekba.ac.id Arwin Arwin arwin@poltekba.ac.id Aryati Muhaymin Marali aryati.muhaymin@poltekba.ac.id Yasmin Zulfati Yusrina herdian.dwimas@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Emisi gas rumah kaca di Kota Balikpapan dari tahun ke tahun selalu meningkat. Pertumbuhan penduduk Kota Balikpapan yang selalu bertambah seiring dengan berjalannya waktu menjadi penyebab utama meningkatnya emisi gas rumah kaca. Beberapa sektor yang memberikan sumbangsih terbesar dalam emisi gas rumah kaca di kota Balikpapan adalah sektor limbah sub sektor limbah cair. Pada pengolahan aerobik tidak dihasilkan emisi gas rumah kaca namun menghasilkan lumpur yang perlu diolah melalui an-aerobic digestion, land disposal, maupun insinerasi. Limbah cair yang tidak dikumpulkan namun diolah setempat, seperti alterin dan septiktank untuk limbah cair domestik dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) limbah cair industri, juga merupakan sumber emisi gas rumah kaca. Penelitian ini akan menjelaskan terkait upaya penurunan emisi gas rumah kaca melalui aksi mitigasi yang telah dilakukan di Kota Balikpapan dan untuk mengetahui signifikansi pengurangan emisi CO<sub>2</sub> yang dihasilkan. Berdasarkan hasil penelitian, aksi mitigasi yang dilakukan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar %.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: gas rumah kaca, limbah cair, penurunan emisi</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>Greenhouse gas emissions in Balikpapan City are still increasing every year. Balikpapan population growth continues to increase over time which is the main cause of the increase in green house gas emissions. Some of the sectors that contribute the most to greenhouse gas emissions in Balikpapan are the waste sector (liquid waste sub-sector). Aerobic treatment does not produce greenhouse gas emissions but produces sludge that must be disposed of by aerobic digestion, land treatment or incineration. Liquid waste is not collected but is treated locally, such as septic tanks for domestic liquid waste and IPAL (Wastewater Treatment Plant) for industrial liquid waste, is also a source of greenhouse gas emissions. This study will explain the efforts to reduce greenhouse gas emissions through mitigation actions that have been implemented in Balikpapan City and determine the importance of reducing the amount of CO<sub>2</sub> emissions produced. Based on the research results, the mitigation actions implemented have resulted in a % reduction.</em></p><p class="Abs-1"><strong>Key</strong><strong>w</strong><strong>ord</strong><strong>s: </strong>greenhouse gases, liquid waste, reduced emissions</p> 2024-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1964 PERANCANGAN SISTEM KENDALI ATS PADA BEBAN LISTRIK 2KVA BERBASIS PLC DEEPSEA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Hadiyanto Hadiyanto hadiyanto@poltekba.ac.id Daniar Prayoga hadiyanto@poltekba.ac.id Tatag Yufitra Yus tatag.yufitra@poltekba.ac.id <p><em>Generator Set  (Genset) merupakan sebuah sistem pembangkit listrik cadangan yang  menggunakan energi kinetik. Genset digunakan ketika suplay listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalami gangguan. untuk mempermudah dalam pengoperasian maka diperlukan perancangan alat sistem kendali manual dan otomatis pada Genset. Genset 1 phasa ini menggunakan sistem Automatic Transfe Switch dan Automatic Main Failure, yang dikendalikan dan di monitoring oleh alat bernama Deepsea tipe 4520. Module Deepsea 4520 kelebihannya yaitu dapat mengontrol suatu genset sekaligus membaca parameter yang diinginkan, kemudian dapat dikombinasikan pada rangkaian  dan Automatic Main Failure sehingga ketika PLN kondisi off, maka genset akan on. Sistem monitoring pada Module Deepsea menampilkan parameter tegangan, frekuensi dan RPM. Choke bergerak ketika Central Lock mendapatkan tegangan positif dari aki yang terhubung melalui relay, sehingga choke akan membuka bukaan gas pada genset.</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:</em><em> </em><em>Generator Set (Genset), Automatic Transfer Switch, Automatic Main Failure, Module Deepsea</em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>Generator Set (Genset) is a backup power generation system that uses kinetic energy. The generator is used when the electricity supply from the State Electricity Company (PLN) is interrupted. to make it easier to operate, it is necessary to design manual and automatic control system tools on generators. This 1-phase generator uses an Automatic Transfer Switch and Automatic Main Failure system, which is controlled and monitored by a tool called Deepsea type 4520. The Deepsea 4520 module has the advantage of being able to control a generator while reading the desired parameters, then it can be combined in a series and Automatic Main Failure so that when PLN is off, the generator will be on. The monitoring system on the Deepsea Module displays the parameters of voltage, frequency and RPM. The choke moves when the Central Lock gets a positive voltage from the battery which is connected via a relay, so the choke will open the gas opening on the generator.</em></p><p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>Generator Set (Genset), Automatic Transfer Switch, Automatic Main Failure, Deepsea Module</em><em></em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1973 DISEMINASI TEKNOLOGI AUTOMATIC TRANSFER SWITCH DI MUSHOLA NURUL HUDA SEBAGAI SARANA PENINGKATAN AKHLAK BERAGAMA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Hadiyanto Hadiyanto hadiyanto@poltekba.ac.id Wahyu Ramadhan hadiyanto@poltekba.ac.id Syahruddin Syahruddin hadiyanto@poltekba.ac.id Ali Abrar ali.abrar@poltekba.ac.id <p>Generator Set (Genset) merupakan sebuah sistem pembangkit listrik cadangan yang menggunakan energi kinetik. Genset digunakan ketika suplay listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalami gangguan. untuk mempermudah dalam pengoperasian maka diperlukan perancangan alat sistem kendali manual dan otomatis pada Genset, Alat ini menggunakan sistem Automatic Transfer Switch dan Automatic Main Failure. Teori Natural Observation dan Focused Interviews kemudian dengan Metode Kualitatif berdasarkan survei lapangan seperti melakukan wawancara oleh pihak yang bersangkutan. Dengan perbedaan dari penelitian sebelumnya yaitu tempat penelitian, parameter pengamatan. dan pengembangan alat. Automatic Transfet Switch dan Automatic Mains Failure kelebihannya yaitu dapat mengontrol suatu genset secara otomatis dan manual., kemudian rangkaian Automatic Main Failure mentransfer ketika PLN kondisi off, maka genset akan on karena ada rangkaian AMF, kemudian untuk kekurangannya adalah ketika PLN pada kondisi on maka rankaian AMF tidak bisa beroperasi, dan jika genset gagal menyala kondisi on maka, daya output genset tidak bisa mentransfer daya ke rangkaian Automatic Mains, Perancangan sistem kendali Automatis pada genset menggunakan Automatic Transfet Switch dan Automatic Mains Failure dapat dioperasikan pada genset yang berkapasitas 1 Phasa.</p><p><br />Kata kunci: Generator Set (Genset), Automatic Transfer Switch, Automatic Main Failure<br /><br />ABSTRACT</p><p><br />Generator Set (Genset) is a backup power generation system that uses kinetic energy. The generator is used when the electricity supply from the State Electricity Company (PLN) is interrupted. To make it easier to operate, it is necessary to design a manual and automatic control system for generators. This tool uses an Automatic Transfer Switch and Automatic Main Failure system. Natural Observation Theory and Focused Interviews followed by a Qualitative Method based on field surveys such as conducting interviews with the parties concerned. With the difference from previous studies, namely the place of research, the parameters of the observations. and tool development. Automatic Transfer Switch and Automatic Mains Failure have the advantage of being able to control a generator automatically and manually, then the Automatic Main Failure circuit transfers when the PLN is off, then the generator will be on because there is an AMF circuit, then the drawback is that when the PLN is on the AMF circuit cannot operate, and if the generator fails to turn on the condition is on then, the generator output power cannot transfer power to the Automatic Mains circuit.</p><p><br />Keywords: Generator Set (Genset), Automatic Transfer Switch, Automatic Main Failure.<br /><br /></p> 2024-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1974 RANCANG BANGUN SPECIAL TOOL REMOVE INJECTOR PADA UNIT HD465-7 KOMATSU 2024-01-18T09:10:48+00:00 Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Nurul Huda nurul.huda@poltekba.ac.id Muhammad Rico Febrian Pratama yudi.kurniawan@poltekba.ac.id <p>Dalam dunia industri pertambangan, inovasi selalu dibutuhkan untuk membantu pekerjaan manusia. Dengan adanya tuntutan zaman sehingga manusia menginginkan segala sesuatu dengan sistem tepat dan terjamin keselamatannya. Salah satunya untuk menurunkan tingkat resiko terjadinya kerusakan komponen pada proses pelepasan injector. Identifikasi masalah yang terjadi pada saat observasi di lapangan, penulis menemukan kurang efektifnya metode yang digunakan pada saat proses pelepasan injector HPI dengan menggunakan kawat las yang dibengkokan. Metode tersebut bisa mengakibatkan kerusakan pada komponen injector serta memakan waktu yang cukup lama pada proses pelepasan injector. Oleh karena itu, penulis tertarik melakukan penelitian pembuatan rancang bangun special tool injector removal menggunakan impact electric dengan metode otomatis yang digerakkan oleh impact electric untuk melepas injector pada engine komatsu type SAA6D170E-3. Hal ini bertujuan untuk menjadi solusi dari permasalahan yang terjadi. Hasil yang diperoleh dari rancang bangun special tool injector removal menggunakan impact electric adalah memiliki potensi untuk meningkatkan efesiensi dan kemudahan dalam proses pelepasan komponen injector, serta mengurangi kecelakaan kerja, man power dan rusaknya komponen injector. persentase keuntungan sebelum dan setelah menggunakan special tool adalah 83%.<br /><br />Kata kunci: Injector, Impact Electric, Pelepasan, Rancang Bangun, Special Tool</p><p><br />ABSTRACT</p><p>In the world of the mining industry, innovation is always needed to help human work. With the demands of the times, humans want everything with the right system and guaranteed safety. One of them is to reduce the risk of component damage during the injector removal process. Identifying problems that occurred during field observations, the author found that the method used during the process of removing the HPI injector using bent welding wire was less effective. This method can cause damage to the injector components and take quite a long time to remove the injector. Therefore, the author is interested in conducting research on the design of a special injector removal tool using impact electric with an automatic method driven by impact electric to remove the injector on a Komatsu engine type SAA6D170E-3. This aims to be a solution to the problems that occur. The results obtained from designing a special tool for injector removal using impact electric have the potential to increase efficiency and ease in the process of removing injector components, as well as reducing work accidents, man power and damage to injector components. The profit percentage before and after using the special tool is 83%.</p><p>Keywords: Injector, Impact Electric, Removal, Design, Special Tool<br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1977 RANCANG BANGUN TEST LEAK AFTER COOLER D375-6R KOMATSU 2024-01-18T09:10:48+00:00 Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Yolanda Vivina Mithaya Sumartono yolanda.vivina@poltekba.ac.id Muhammad Arya David Saputra yudi.kurniawan@poltekba.ac.id <p>After cooler merupakan komponen yang berfungsi untuk mendinginkan udara pada turbocharger yang akan masuk ke ruang bakar, karena udara yang dingin akan semakin padat, dan udara yang masuk ke ruang bakar akan semakin banyak. Apabila after cooler bocor maka udara yang didingin kan akan keluar dan udara yang masuk ke ruang bakar sedikit. Kondisi dilapangan peneliti melihat ada beberapa kekurangan yang terjadi pada saat proses pemasangan after cooler D375-6R Komatsu. Karena kurangnya alat pengujian kebocoran after coller, maka dibutuhkannya special tool test leak komponen aafter cooler. Berdasarkan permasalahan yang ada peneliti merancang sebuah alat untuk melakukan pengetesan kebocoran pada after cooler D375-6R Komatsu. Metodologi penelitian ini meliputi identifikasi masalah, perancangan alat, pembuatan alat, dan pengujian alat. Penelitian ini menjelaskan bagaimana proses pembuatan special tool test leak after cooler D375- 6R Komatsu, mengetahui penggunaan alat, analisis waktu, analisis man power dan biaya dari penggunaan alat. Dari hasil pengujian didapatkan perbandingan waktu 17 menit kemudian jumlah man power yang dgunakan hanya 1 orang.</p><p><br />Kata kunci:  After Cooler, Test Leak, Bulldozer, Redo</p><p> </p><p><br />ABSTRACT</p><p><br />The after cooler is a component that functions to cool the air in the turbocharger that will enter the combustion chamber, because the cold air will become denser, and more air will enter the combustion chamber. If the after cooler leaks, the cooled air will come out and little air will enter the combustion chamber. Conditions in the field, researchers saw several deficiencies that occurred during the installation process of the Komatsu D375-6R after cooler. Due to the lack of after cooler leak testing tools, a special after cooler component leak test tool is needed. Based on the existing problems, researchers designed a tool to test leaks on the Komatsu D375-6R after cooler. This research methodology includes problem identification, tool design, tool creation, and tool testing. This research explains the process of making a special leak test tool after cooler D375-6R Komatsu, knowing the use of the tool, time analysis, man power analysis and costs of using the tool. From the test results, it was found that the time comparison was 70 minutes and the number of manpower used was only 1 person.</p><p><br />Keywords: After Cooler, Test Leak, Bulldozer, Redo<br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1978 ANALISIS KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI PENYULANG 20 kV PADA PT. PLN (PERSERO) RAYON TANJUNG REDEB PADA TAHUN 2021 DENGAN MENGGUNAKAN METODE SECTION TECHNIQUE 2024-01-18T09:10:48+00:00 Muhammad Ammar Faruq faruqammari@gmail.com Muslimin Muslimin faruqammari@gmail.com Restu Mukti Utomo restuutomo@ft.unmul.ac.id <p>Belum diketahuinya nilai indeks keandalan pada sistem distribusi penyulang 20 kV pada PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb dengan menggunakan metode Section Technique. Belum diketahuinya perbandingan antara indeks keandalan sistem distribusi  penyulang 20 kV pada PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb dengan standar IEEE dan SPLN. Belum diketahuinya cara untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi tenaga listrik. Untuk mengetahui indeks keandalan pada sistem distribusi penyulang 20 kV pada PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb menggunakan metode Section Technique Untuk mengetahui perbandingan antara indeks keandalan sistem distribusi penyulang 20 kV pada PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb dengan standar IEEE dan SPLN. Untuk mengetahui cara meningkatkan keandalan pada sistem distribusi penyulang 20 kV pada PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb menggunakan metode Section Technique Metode Section Technique merupakan metode yang terstruktur dalam menganalisa suatu sistem. Metode section technique ini dalam menganalisis suatu keandalan sistem distribusi didasarkan pada bagaimana suatu kegagalan dari peralatan mempengaruhi operasi sistem. Efek dari gangguan individual peralatan secara sistematis diindentifikasi dengan menganalisis apa yang terjadi jika mengalami gangguan. Kemudian masing-masing kegagalan pada peralatan akan dianalisis dari semua titik beban (load point) Hasil analisis indeks keandalan menggunakan metode section technique pada penyulang BRU 1 tahun 2021 didapat nilai SAIFI sebesar 6,44433 kali/pelanggan/tahun, SAIDI sebesar 8,3787 jam/pelanggan/tahun, dan CAIDI sebesaar 3,90196 jam/kegagalan. Dari hasil analisis keandalan metode section technique nilai SAIFI, SAIDI, dan CAIDI penyulang BRU 1 PT.PLN Rayon Tanjung Redeb tahun 2021 dibandingkan dengan standar SPLN 68-2: 1986 dengan nilai SAIFI 3,2 kali/pelanggan/tahun, SAIDI 21 jam/pelanggan/tahun, dan CAIDI 6,56 jam/kegagalan. Maka dapat dilihat bahwa nilai SAIFI penyulang BRU 1 sebesar 6,44433 kali/pelanggan/tahun belum memenuhi standar, sedangkan nilai SAIDI sebesar 8,3787 jam/pelanggan/tahun dan CAIDI sebesaar 3,90196 jam/kegagalan penyulang BRU 1 PT.PLN Rayon Tanjung Redeb tahun 2021 masih memenuhi standar dan tergolong handal. Jika dibandingkan dengan standar IEEE dengan nilai SAIFI 1,45 (kali/pelanggan/tahun), SAIDI 2,3 (jam/pelanggan/tahun), dan CAIDI 1,59 (jam/kegagalan). Maka dapat dilihat bahwa nilai SAIFI SAIFI sebesar 6,44433 penyulang BRU 1 PT.PLN Rayon Tanjung Redeb tahun 2021, nilai SAIDI sebesar 8,3787 jam/pelanggan/tahun, penyulang BRU 1 PT.PLN Rayon Tanjung Redeb tahun 2021 dan nilai CAIDI sebesaar 3,90196 jam/kegagalan penyulang BRU 1 PT.PLN Rayon Tanjung Redeb tahun 2021, belum memenuhi standar.</p><p>Kata kunci: Sistem Jaringan Distribusi, Keandalan Sistem, Rayon Tanjung Redeb, Section Technique, SAIFI, SAIDI, CAIDI</p><p><br />ABSTRACT</p><p>The reliability index value of the 20 kV feeder distribution system at PT is not yet known. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb using the Section Technique method. The comparison between the reliability index of the 20 kV feeder distribution system at PT. PLN (Persero) Tanjung Redeb Rayon with IEEE and SPLN standards. There are no known ways to increase the reliability of the electricity distribution system. To determine the reliability index of the 20 kV feeder distribution system at PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb uses the Section Technique method to determine the comparison between the reliability index of the 20 kV feeder distribution system at PT. PLN (Persero) Tanjung Redeb Rayon with IEEE and SPLN standards. To find out how to increase reliability in the 20 kV feeder distribution system at PT. PLN (Persero) Rayon Tanjung Redeb uses the Section Technique method. The Section Technique method is a structured method for analyzing a system. This section technique method in analyzing a distribution system's reliability is based on how an equipment failure affects system operation. The effects of individual equipment faults are systematically identified by analyzing what happens if they experience a fault. Then each equipment failure will be analyzed from all load points. The results of the reliability index analysis using the section technique method on the BRU 1 feeder in 2021 obtained a SAIFI value of 6.44433 times/customer/year, SAIDI of 8.3787 hours /customer/year, and CAIDI of 3.90196 hours/failure. From the results of the reliability analysis of the section technique method, the SAIFI, SAIDI and CAIDI values of the PT.PLN Rayon Tanjung Redeb BRU 1 feeder in 2021 were compared with the SPLN 68-2: 1986 standard with a SAIFI value of 3.2 times/customer/year, SAIDI 21 hours/ customers/year, and CAIDI 6.56 hours/failure. So it can be seen that the SAIFI value of BRU 1 feeder is 6.44433 times/customer/year and does not meet the standard, while the SAIDI value is 8.3787 hours/customer/year and CAIDI is 3.90196 hours/failure of BRU 1 feeder PT.PLN Rayon Tanjung Redeb in 2021 still meets standards and is classified as reliable. When compared with IEEE standards with a SAIFI value of 1.45 (times/customer/year), SAIDI 2.3 (hours/customer/year), and CAIDI 1.59 (hours/failure). So it can be seen that the SAIFI SAIFI value is 6.44433 for BRU 1 feeder PT.PLN Rayon Tanjung Redeb in 2021, the SAIDI value is 8.3787 hours/customer/year, the BRU 1 feeder for PT.PLN Rayon Tanjung Redeb in 2021 and the CAIDI value is as high as 3.90196 hours/failure of feeder BRU 1 PT.PLN Rayon Tanjung Redeb in 2021, does not meet standards.</p><p>Keywords: Distribution Network System, System Reliability, Rayon Tanjung Redeb, Section Technique, SAIFI, SAIDI, CAIDI<br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1979 ANALISIS MINAT DAN KOMPETENSI GURU “MGMP PRODUKTIF KEUANGAN” TERHADAP SERTIKOM TEKNISI AKUNTANSI 2024-01-18T09:10:48+00:00 Dahyang Ika Leni Wijayani dahyang.ika@poltekba.ac.id Totok Ismawanto totok.ismawanto@poltekba.ac.id Hasto Finanto hasto.finanto@poltekba.ac.id <p>Guru mata pelajaran Akuntansi dalam MGMP, berkewajiban untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Untuk itu guru mata pelajaran Akuntansi, di samping harus memiliki sertifikat profesi pendidik, juga harus memiliki sertifikat kompetensi keahlian di bidang Akuntansi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat minat dan kompetensi guru MGMP Produktif Keuangan dalam mengikuti Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi. Jenis dan Metode penelitian yang digunakan adalah metode statistik deskriptif melalui survei dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan jenis data primer menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Guru yang tergabung dalam MGMP Porduktif Keuangan. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sampling jenuh. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data diolah dengan menggunakan metode tabulasi frekuensi sederhana dengan microsoft excel dan diagram. Setelah data diolah kemudian hasilnya akan dipaparkan secara deskriptif, dianalisis gambaran tentang fakta–fakta hasil penelitian dan keterkaitannya dengan teori serta, penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini adalah, (1) minat Guru yang tergabung dalam MGMP Produktif Keuangan terhadap Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi sangatlah besar. Dapat disimpulkan dari persepsi mereka tentang seberapa penting ujian sertifikasi Teknisi Akuntansi bagi mereka. Hasil penelitian selanjutnya adalah (2) Tingkat kompetensi guru MGMP Produktif Keuangan dalam mengikuti Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi dinilai tinggi. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan mayoritas para guru mengajarkan mata pelajaran produktif akuntansi dan aplikasi komputer akuntansi yang merupakan materi pokok dalam Ujian Sertifikasi Kompetensi Teknisi Akuntansi. Khususnya pada kualifikasi II - Teknisi Akuntansi Yunior. Hasil penelitian ini, akan menjadi landasan dalam pengambilan kebijakan bagi MGMP Produktif Keuangan, untuk mengambil langkah dan rencana kegiatan pengembangan bagi guru yang terhimpun di MGMP. </p><p>Kata kunci: Minat Guru, Kompetensi, MGMP, Sertifikasi Kompetensi, Teknisi Akuntansi<br /><br /></p><p>ABSTRACT</p><p>Accounting teachers within the MGMP have a duty to prepare graduates who are job-ready and possess competencies in line with the National Work Competency Standards of Indonesia (SKKNI) in Accounting. In addition to holding a teaching profession certificate, accounting teachers are also required to have competency certificates in the field of Accounting. The purpose of this research is to determine the level of interest and competence of teachers within the MGMP in pursuing Accounting Technician Competency Certification. The research employs a descriptive statistical method through a cross-sectional survey approach. This study utilizes primary data in the form of questionnaires. The population in this study comprises all teachers affiliated with the MGMP. The sampling method used in this research is saturation sampling. The data analysis method employed in this research involves processing data using a simple frequency tabulation method with Microsoft Excel and diagrams. After data processing, the results will be presented descriptively, analyzing the depiction of research findings and their relevance to theory and previous studies. The interest of teachers affiliated with the Financial Productive MGMP in pursuing Accounting Technician Competency Certification is substantial. It can be concluded from their perception of how important the Accounting Technician Certification exam is to them. The competence level of teachers within the Financial Productive MGMP in pursuing Accounting Technician Competency Certification is considered high. Based on the research findings, the majority of teachers teach productive accounting subjects and accounting computer applications, which are core topics in the Accounting Technician Competency Certification exam, especially for Qualification II - Junior Accounting Technicians.These research findings will serve as the foundation for policy-making within the Financial Productive MGMP, guiding the steps and development plans for teachers affiliated with the MGMP.</p><p>Keywords: Interest of Teachers, Competencies, MGMP (Subject Teacher Forum), Competency Certification, Accounting Technician<br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1980 ANALISA DAVIES BOULDIN INDEX (DBI) DALAM PENGELOMPOKAN DAERAH RAWAN LONGSOR 2024-01-18T09:10:48+00:00 MARIA ULFAH maria.ulfah@poltekba.ac.id Andi Sri Irtawaty andi.sri@poltekba.ac.id Danar Retno Sari danar.retno@poltekba.ac.id Zulkifli Zulkifli zulkifli.as@poltekba.ac.id Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id <p>Bencana alam dapat mengancam seluruh wilayah di Indonesia baik di daratan, pegunungan, maupun pesisir. Bencana alam berpotensi merusak lingkungan, merugikan harta benda, dan menimbulkan korban jiwa. Mitigasi bencana tanah longsor masih belum optimal di Balikpapan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk menghasilkan pengelompokan tingkat kerawanan tanah longsor di 34 kecamatan. Pengolahan data menggunakan algoritma K-Means dengan tool Rapid Miner. Dalam pengelompokan daerah dilakukan pengujian dari jumlah kluster= 2 hingga kluster=5. Kemudian dilakukan analisa melalui nilai Davies Bouldin Index (DBI) untuk mengetahui hasil pengelompokkan terbaik. Dari hasil analisa didapatkan nilai DBI paling terbaik adalah pengelompokkan daerah sebanyak 2 yakni rawan dan tidak rawan dengan nilai DBI sebesar 0,001. Kelurahan yang termasuk dalam kelompok daerah rawan bencana longsor adalah kelurahan Sepinggan dan sedangkan 33 kelurahan lainnya termasuk dalam kelompok daerah tidak rawan.<br /><br />Kata kunci:Davies Bouldin Index, landsland-prone, clusterisation, k-means</p><p><br />ABSTRACT</p><p>Natural disasters can threaten all regions in Indonesia, both on land, mountains and coasts. Natural disasters have the potential to damage the environment, harm property and cause loss of life. Landslide disaster mitigation is still not optimal in Balikpapan. Therefore, it is necessary to carry out research to produce a grouping of landslide vulnerability levels in 34 sub-districts. Data processing uses the K-Means algorithm with the Rapid Miner tool. In regional grouping, testing is carried out from the number of clusters = 2 to clusters = 5. Then analysis is carried out using the Davies Bouldin Index (DBI) value to find out the best grouping results. From the analysis results, it was found that the best DBI value was grouping areas into 2, namely vulnerable and not vulnerable with a DBI value of 0.001. The sub-district that is included in the group of areas prone to landslides is Sepinggan sub-district and 33 other sub-districts are included in the non-prone area group..</p><p>Keywords: Davies Bouldin Index, tanah longsor, klusterisasi, k-means<br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1981 ANALISIS PENGARUH MINAT PENGGUNAAN E-WALLET PADA GENERASI Z DI KOTA BALIKPAPAN 2024-01-18T09:10:48+00:00 Dessy Handa Sari dessy.handa@poltekba.ac.id Nurul Musfirah Khairiyah nurul.musfirah@poltekba.ac.id Masrul Huda masrul.huda@poltekba.ac.id <p>Balikpapan adalah kota yang pesat akan kemajuan teknologi, salah satunya adalah penggunaan e-wallet di kecamatan Balikpapan, E-wallet merupakan server Uang Elektronik yang dalam proses penggunaannya harus terkoneksi terlebih dahulu dengan server penerbit. E wallet saat ini sangat popular digunakan untuk kalangan mahasiswa ataupun pekerja berumur 18-25 tahun. Berbagai variabel yang menjadi tolak ukur Generasi Z dalam hal penggunaan teknologi, yang dapat digunakan untuk menilai seberapa baik teknologi E-wallet diterima oleh Generasi Z. Generasi Z adalah generasi yang lahir antara tahun 1998 dan 2005. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data dalam bentuk angka, Dengan menggunakan metode kuantitatif, peneliti dapat memahami kuantitas sebuah fenomena yang dapat digunakan nantinya untuk perbandingan. Dari salahsatu pengujian hipotesis yang telah dilakukan menggunakan Structural Equation Model (SEM) menunjukkan hasil bahwa Effort Expectancy berpengaruh positif terhadap minat generasi Z menggunakan E-wallet, namun tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap niat generasi Z dalam mengadopsi E-wallet.</p><p>Kata kunci: Generasi Z di Kota Balikpapan, E-wallet, Effort Expectancy, Facilitating Conditions, Habit Hedonic, Motivation, Social Influence, Behavior Intention, Minat mengadopsi teknologi</p><p><br />ABSTRACT</p><p>Balikpapan is a city that is experiencing rapid technological progress, one of which is the use of e-wallets in Balikpapan sub-district. E-wallets are Electronic Money servers which in the process of using them must first be connected to the issuing server. E-wallets are currently very popular among students and workers aged 18-25 years. Various variables serve as benchmarks for Generation Z in terms of technology use, which can be used to assess how well E-wallet technology is received by Generation Z. Generation Z is the generation born between 1998 and 2005. This research uses quantitative research methods. Quantitative research is research carried out by collecting data in the form of numbers. By using quantitative methods, researchers can understand the quantity of a phenomenon which can be used later for comparison. From one of the hypothesis tests that has been carried out using the Structural Equation Model (SEM), the results show that Effort Expectancy has a positive effect on Generation Z's interest in using E-wallets, but does not have a significant influence on Generation Z's intention to adopt E-wallets.</p><p>Keywords: Generation Z, E-wallet, Effort Expectancy, Facilitating Conditions, Habit Hedonic, Motivation, Social Influence, Behavior Intention, Interest in adopting technology, Intention to use.<br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1982 PERENCANAAN RENOVASI MASJID JAMI AD-DIN MANGGAR BALIKPAPAN 2024-01-18T09:10:48+00:00 Anis Aulia Ulfa anis.aulia@poltekba.ac.id Rahmat Bangun Giarto rahmat.bangun@poltekba.ac.id Masrul Huda masrul.huda@poltekba.ac.id Mohamad Isram M Ain mohamad.isram@poltekba.ac.id Ali Arifin Soeparlan anis.aulia@poltekba.ac.id <p>Akibat pertambahan jumlah penduduk, khususnya di wilayah timur kota Balikpapan, Masjid Jami Ad-Din memerlukan ruang yang lebih luas untuk kegiatan keagamaan, terutama pada saat hari besar Islam yang diperingati oleh warga wilayah Balikpapan timur. Masjid Jami Ad-din yang terletak di dekat Jembatan Manggar dan berhalaman rendah ini kerap terendam air pasang. Untuk secara proaktif mengatasi masalah yang ini, solusinya adalah dengan meninggikan area Masjid Jami Ad-din. Mengingat hal tersebut, Masjid akan dibangun kembali dengan desain tiga lantai, memanfaatkan struktur beton bertulang. Pengelola Masjid Jami Ad-din akan mendapatkan keuntungan dari perencana ahli untuk pembangunannya. Bangunan Masjid akan ditingkat menjadi 3 lantai dengan lantai dasar sebagai lahan parkir, lantai satu area jamaah pria, lantai dua area jamaah wanita, lantai 3 atap dak yang dapat dijadikan tempat solat jika lantai 1 dan 2 penuh seperti pada hari raya. Dalam perencanaannya dibuat pilar kubah berbentuk trapezium menyesuaikan kondisi tanah yang dimiliki masjid, ornament tangga pintu masuk dibuat melengkung hingga ke lantai dua serta kubah masjid dibuat seperti topi raja.</p><p>Kata kunci: Renovasi, Masjid, Gambar Perspektif.</p><p><br />ABSTRACT</p><p>Due to population growth, particularly in the eastern area of Balikpapan city, Masjid Jami Ad-Din requires expanded space for religious activities, especially during Islamic holidays observed by the residents of the eastern Balikpapan district. The Masjid Jami Ad-din, located near the Manggar Bridge and featuring a low courtyard, is frequently submerged by tidal water. To proactively address these recurrent issues, a solution involves elevating the area of the Masjid Jami Ad-din. Considering this, the Masjid will be reconstructed with a three-story design, utilizing reinforced concrete structures. The management of the Masjid Jami Ad-Din will benefit from expert designer for its construction. The building will be expanded to three floors, with the ground floor serving as a parking area, the first floor for male congregants, the second floor for female congregants, and the third floor housing a roof that can be used for prayers in case the first and second floors are full, such as during holidays. The planning includes the creation of trapezium-shaped dome pillars to adapt to the mosque's soil conditions, and the entrance staircase ornamentation is curved up to the second floor. Additionally, the mosque's dome will be designed to resemble a royal crown.</p><p>Keywords: Renovation, Masjid, Perspective drawing</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1983 MENGATASI FENOMENA PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI KOTA BALIKPAPAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LPKRA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Patria Rahmawaty patria.rahmwati@poltekba.ac.id Elisabeth Milaningrum elisabeth.milaningrum@poltekba.ac.id Dessy Handa Sari dessy.handa@poltekba.ac.id <p>Kekerasan fisik yang dialami dan dilakukan oleh remaja saat ini semakin meningkat. Bullying adalah suatu tindakan atau perilaku yang dilakukan dengan cara menyakiti dalam bentuk fisik, verbal atau emosional/psikologis oleh seseorang atau kelompok yang merasa lebih kuat kepada korban yang lebih lemah fisik ataupun mental secara berulang-ulang.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perilaku bullying pada remaja di Kota Balikpapan, mengetahui faktor-faktor penyebab perilaku bullying pada remaja dan menemukan metode dalam mengatasi perilaku bullying pada remaja di Kota Balikpapan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan cluster random sampling. Setiap kecamatan diwakili oleh satu SMP dan satu SMA.Kota Balikpapan memiliki 6 kecamatan yaitu Kecamatan Balikpapan Timur, Utara, Tengah, Barat, Kota dan Selatan. Dengan jumlah responden 500 orang. Teknik pengambilan data menggunakan angkat/kuesiner. Hasil penelitian ini menunjukan terdapat pengaruh  antara model LPKRA dalam mengatasi fenomena bullying yang terjadi pada remaja di kota Balikpapan. Dari 6 indikator model LPKRA yang diterapkan diunit Pendidikan atau sekolah ada 2 indikator yang dapat digunakan untuk mengatasi fenomena bullying yaitu indikator kelembagaan (0,275) dan instrumen kepuasan penerima layanan (0,144). Perilaku bullying yang terjadi di kalangan remaja di Kota Balikpapan cenderung berupa bullying secara verbal, sosial, dan menggunakan media sosial. Terdapat banyak faktor yang menyebabkan perilaku bullying pada remaja diantaranya munculnya perasaan puas apabila melakukan intimidasi pada orang lain, pernah menjadi korban bullying dan bercanda.<br /> <br />Kata kunci:Bullying, Remaja, LPKRA</p><p><br />ABSTRACT</p><p>Teenagers are now more likely to experience and commit physical violence. Bullying is when a person or group feels stronger than a victim who is physically or mentally weaker and persistently inflicts physical, verbal, emotional, or psychic harm on the victim. The purpose of this study is to detect bullying behavior among teens in Balikpapan City, as well as to identify the variables that contribute to it and discover strategies for coping with it. Cluster random sampling is the quantitative research methodology used. One middle school and one high school represent each subdistrict. East, North, Central, West, City, and South Balikpapan Districts are the six sub-districts that make up Balikpapan City. had 500 replies in total. Questionnaires are used in the data collection process. The findings of this study demonstrate that the LPKRA model can help adolescents in Balikpapan, Indonesia, overcome the bullying phenomena. Two of the six LPKRA model indicators utilized in educational institutions or classrooms—institutional indicators (0.275) and service receiver satisfaction instruments (0.144)—can be used to combat the bullying problem. Bullying among youths in Balikpapan typically takes the form of verbal abuse, online harassment, and the misuse of social media. The emergence of feelings of enjoyment when bullying other people, having been a victim of bullying, and joking are only a few of the many aspects that contribute to bullying behavior in teenagers.<br /><br />Keywords: Bullying, Teenager, LPKRA</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1984 REDUCE LEADTIME PELAKSANAAN GENERAL OVERHAUL UNIT D155A-6 DI PT UNITED TRACTORS SITE SANGA SANGA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Ida Bagus Dharmawan ida.bagusdharmawan@poltekba.ac.id Fadhil Muthi Azmi ida.bagusdharmawan@poltekba.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah upaya untuk menurunkan leadtime pelaksanaan general overhaul D155A-6 sehingga lost cost production tidak melebihi standar yang telah ditetapkan perusahaan. Leadtime general overhaul yang melibihi perencanaan awal akan menimbulkan over lead time yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan lost production yang tinggi yang akan mengakibatkan kerugian antara costumer dan perusahaan. Hasil dari penelitian ini adalah jika pelaksanaan general overhaul dilakukan berdasarkan job schedule sheet didapat bahwa yang semula rentan waktu pelaksanaan general overhaul D115A-6 35 hari kerja  menjadi 24 hari kerja, upaya ini dilakukan dengan  mengubah metode pelaksanaan general overhaul pada sektor material, methode dan man</p><p>Kata kunci: Leadtime General Overhaul, Upaya</p><p><br />ABSTRACT</p><p>This study aims to make an effort to reduce the lead time for the implementation of general overhaul D155A-6 so that lost cost production does not exceed the standards set by the company. General overhaul lead time that exceeds initial planning will cause excessive over lead time so that it can cause high lost production which will result in losses between customers and the company The result of this study is that if the implementation of general overhaul is carried out based on the job schedule sheet, it is found that the original vulnerable time for the implementation of general overhaul d115a-6 35 working days to 25 working days, this effort is carried out by changing the method of implementing general overhaul in the material, method and man sectors</p><p>Keywords: Leadtime General Overhaul, Attempt</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1988 KAJIAN PERBAIKAN TATA LETAK WORKSHOP DI PT UNITED TRACTORS SITE SEPARI 2024-01-18T09:10:48+00:00 Ida Bagus Dharmawan ida.bagus@poltekba.ac.id Zulkifli Zulkifli zulkifli.as@poltekba.ac.id Sultan Zainal Abidin ida.bagus@poltekba.ac.id <p>Workshop adalah tempat kerja atau juga bisa disebut bengkel, tempat tenaga kerja (mekanik, teknisi dan instruksi pelatihan) untuk melakukan kegiatan teknis dengan dukungan tools yang sesuai dengan bidang kerja. Perancangan tata letak workshop merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh pada kinerja suatu Perusahaan. Hal ini dibuat untuk menciptakan kelancaran aliran bahan sehingga nanti dapat diperoleh aliran bahan yang efisien dan kondisi kerja yang teratur. Penelitian ini dirancang sebagai field research yaitu penelitian lapangan yang melibatkan pengumpulan data primer atau informasi yang baru dan terkait dengan kondisi nyata yang ada di lapangan. Adapun metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu observasi, dokumentasi, wawancara. Penulisan melakukan penelitian dan pengumpulan data pada saat On Job Training di PT. United Tractors site Separi. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah penumpukkan barang yang tidak teratur di dalam workshop penggunaan tiang bangunan yang masih menggunakan kayu. Demarkasi warna yang kurang jelas di dalam workshop juga merupakan permasalahan yang signifikan, menandai zona kerja, area berbahaya, dan jalur lalu lintas dapat mengakibatkan kebingungan dan resiko potensial bagi pekerja. Upaya yang di lakukan adalah dengan mengusulkan tata letak yang baru, pemberian demarksi warna, pengelompokkan area dan ketinggian atap.</p><p>Kata kunci: Tata Letak, Workshop, Upaya</p><p><br />ABSTRACT</p><p>This Workshop is a workplace or can also be called a workshop, a place for workers (mechanics, technicians and training instructions) to carry out technical activities with the support of tools appropriate to the field of work. Workshop layout design is one of the factors that greatly influences the performance of a company. This is made to create a smooth flow of materials so that later can be obtained efficient material flow and regular working conditions. This research is designed as field research, namely field research that involves collecting primary data or information that is new and related to the real conditions that exist in the field. The methods used to collect data are observation, documentation, interviews. Writing conducted research and data collection during On Job Training at PT. United Tractors site Separi. One of the problems faced is the irregular accumulation of goods in the workshop using building poles that still use wood. Inadequate color demarcation within the workshop is also a significant problem, marking work zones, hazardous areas and traffic lanes causing confusion and potential risks to workers. The efforts made are by proposing a new layout, providing color demarcations, grouping areas and roof heights.</p><p>Keywords: Layout, Workshop, Effort</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/1989 STUDI PENYEBAB TINGGINYA PENGGUNAAN BAHAN BAKAR PADA PC 200-8 PT UT SITE SANGA SANGA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Ida Bagus Dharmawan ida.bagus@poltekba.ac.id Zulkifli Zulkifli zulkifli.as@poltekba.ac.id Nugroho Adji Prasetyo ida.bagus@poltekba.ac.id <p>Peningkatan cost bahan bakar dan dampak dari lingkungan yang semakin meningkat, menuntut optimalisasi perusahaan terhadap fuel consumption pada unit unit alat berat seperti PC 200-8 Komatsu. Unit ini sering digunakan dalam proyek konstruksi besar yang memerlukan efisiensi tinggi. Sayangnya, fuel high consumption masih menjadi masalah yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa penyebab terjadinya fuel high consumption pada PC 200-8 Komatsu dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi fuel consumption. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data dan pengumpulan data dari catatan perusahaan dan laporan penggunaan alat berat dilapangan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa permasalahan fuel high consumption pada unit PC 200-8 Komatsu di site sanga sanga ini disebabkan oleh beban kerja yang berlebihan atau tidak seimbang, penggunaan alat yang tidak efisien, dan pengaturan working ratio mode yang tidak sesuai dengan tugas yang diberikan. Solusi yang direkomendasikan termasuk pembuatan SOP, pengoptimalan beban kerja, pelatihan operator, dan pemantauan rutin terhadap kondisi mesin. Dengan mengimplementasikan langkah-langkah ini, diharapkan masalah fuel high consumption dapat diatasi, sehingga efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan dapat tercapai dalam penggunaan unit PC 200-8 Komatsu di masa mendatang.</p><p>Kata kunci: Fuel High Consumption, Reduce Cost, Improvement</p><p><br />ABSTRACT</p><p>Increasing fuel costs and increasing environmental impacts require companies to optimize fuel consumption on heavy equipment units such as Komatsu's PC 200-8. This unit is often used in large construction projects that require high efficiency. Unfortunately, high fuel consumption is still a costly problem. This study aims to analyze the causes of high fuel consumption in Komatsu's PC 200-8 and identify factors that affect fuel consumption. The method used in this research is data analysis and data collection from company records and machine usage reports in the field. The results of this study reveal that the problem of high fuel consumption on PC 200-8 Komatsu machines at the Sanga Sanga site is caused by excessive or unbalanced workload, inefficient use of tools, and working ratio mode settings that are not in accordance with the assigned tasks. Recommended solutions included the creation of SOPs, workload optimization, operator training, and regular monitoring of machine conditions. By implementing these measures, it is hoped that the problem of high fuel consumption can be addressed, so that operational efficiency and environmental sustainability can be achieved in the future use of Komatsu's PC 200-8 machines.</p><p>Keywords: Fuel High Consumption, Reduce Cost, Improvement</p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2023 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2000 KEKERASAN SEKSUAL DI PERGURUAN TINGGI: ANALISIS PERAN PERSONALITY DAN MORAL DISENGAGEMENT 2024-01-18T09:10:48+00:00 Zulkarnain Zulkarnain zulkarnain@poltekba.ac.id Nawang Retno Dwiningrum nawang.retno@poltekba.ac.id Basri Basri basri.dahlan@poltekba.ac.id <p><em>Pelecehan seksual adalah masalah serius yang perlu ditangani di ruang kelas di banyak belahan dunia. Meskipun beberapa penelitian telah mengamati bagaimana pelecehan seksual mempengaruhi kinerja dan perilaku peserta didik, hanya sedikit penelitian yang mengeksplorasi bagaimana hal tersebut dapat mengubah kesadaran mereka tentang siapa diri mereka atau pedoman moral mereka. Jadi, para peneliti menggali titik temu antara pelecehan seksual di </em><em>perguruan tinggi dan faktor internal seperti personality (keperibadian) peserta didik dan moral disengagement. Empat puluh tiga siswa mewakili seluruh institusi pendidikan tinggi di Kota Balikpapan, Indonesia, untuk penelitian ini. Penelitian ini melibatkan 403 mahasiswa dari seluruh universitas negeri dan swasta di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Indonesia. Kami menguji pengaruh masing-masing variabel menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pelecehan seksual dipengaruhi langsung oleh personality dan moral disengagement. Temuan penelitian ini memberikan implikasi penting dalam menganalisis dan mengenali faktor internal yang mempengaruhi seseorang  kekerasan seksual khususnya di kalangan akdemik perguruan tinggi..</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: </em><em>Kekerasan seksual, personality, moral disengagement</em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>Sexual harassment is a serious problem that needs to be addressed in classrooms in many parts of the world. Although some research has looked at how sexual harassment affects students' performance and behavior, little research has explored how it can change their sense of who they are or their moral compass. So, the researchers explored the intersection between sexual harassment in higher education and internal factors such as student personality and moral disengagement. Forty-three students represented all higher education institutions in Balikpapan City, Indonesia, for this research. This research involved 403 students from all state and private universities in Balikpapan City, East Kalimantan, Indonesia. We tested the influence of each variable using structural equation modeling (SEM) analysis. The research results reveal that sexual harassment is directly influenced by personality and moral disengagement. The findings of this research provide important implications for analyzing and recognizing internal factors that influence sexual harassment, especially among academics in higher education. Key words: </em><em></em></p><p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> sexual harassment, personality, morals</em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2001 PEMANFAATAN ADMIXTURE SIKA VISCOCRETE DENGAN VARIASI CAMPURAN AGREGAT KASAR GUNA MENINGKATKAN KUAT TEKAN BETON TANPA PASIR 2024-01-18T09:10:48+00:00 Rahmat Bangun Giarto rahmat.bangun@poltekba.ac.id Karmila Achmad karmila.achmad@poltekba.ac.id Anis Aulia Ulfa anis.aulia@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Balikpapan merupakan kota penyangga Ibu Kota Negara (IKN) yang memegang peranan vital dalam pembangunan infrastruktur. Data dari BPS Kota Balikpapan tahun 2021 menunjukkan bahwa kota ini mengalami curah hujan ekstrem pada bulan Juni 2020, mencapai 545,6 mm. Akibatnya, terjadi genangan air dan kerusakan pada infrastruktur kota, berdampak pada aktivitas masyarakat. Dalam konteks ini, beton tanpa pasir dapat berfungsi sebagai solusi ramah lingkungan dan alternatif untuk mengatasi banjir. Kualitas dan daya tahan beton tanpa pasir dapat ditingkatkan melalui penambahan bahan tambah, seperti Sika-Viscocrete, superplasticizer dari PT. Sika Indonesia. Bahan ini efektif mengurangi kebutuhan air dalam campuran beton, meningkatkan kuat tekan dan lentur. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimal Sika-Viscocrete dalam campuran beton tanpa pasir, menentukan rasio semen dan agregat kasar yang tepat, serta mengevaluasi laju infiltrasi. Penelitian eksperimental ini menggunakan agregat kasar dengan variasi penambahan Sika-Viscocrete sebagai variabel uji. Hasil pengujian menunjukkan bahwa pada variasi benda uji A (100-0) memperoleh kuat tekan tertinggi, mencapai rata-rata 8,27 MPa. Kekuatan ini disebabkan oleh tingkat kepadatan yang tinggi dan minimnya celah di dalam benda uji. Di sisi lain, campuran A0 (0-100) mengalami kendala dalam proses pengecoran karena penggunaan Sika-Viscocrete, mengakibatkan kurangnya daya rekat. Pengujian infiltrasi menunjukkan bahwa benda uji A0 (0-100) memiliki tingkat laju infiltrasi tertinggi, yakni 8,01 mm/dt. Hal ini disebabkan oleh adanya rongga besar dalam campuran beton tanpa pasir A0 (0-100). Hasil penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan beton tanpa pasir sebagai solusi efektif dalam mengendalikan banjir dan mempromosikan konservasi air tanah.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: Beton Porous, Kuat Tekan, Laju Infiltrasi</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>Balikpapan serves as one of the supporting cities for the National Capital Integrated Coastal Development (IKN) and plays a crucial role in infrastructure development. According to data from the Balikpapan City Central Bureau of Statistics (BPS) in 2021, the city experienced extremely high rainfall in June 2020, reaching 545.6 mm. This led to water runoff, resulting in water pooling and damage to the city's infrastructure, which affected local activities. In this context, non-sand concrete can serve as an environmentally-friendly solution and an alternative for flood control. The strength and flexural strength of non-sand concrete can be enhanced by adding admixtures, such as Sika-Viscocrete, a superplasticizer produced by PT. Sika Indonesia. This substance effectively reduces the water content in the concrete mixture, aiming to increase its compressive and flexural strength. This study aims to determine the optimal composition of Sika-Viscocrete in non-sand concrete mixtures, establish the appropriate ratio of cement to coarse aggregate, and evaluate the infiltration rate.</em><em> </em><em>This experimental study employs uniform coarse aggregates with variations in the addition of Sika-Viscocrete as the testing variable. The results indicate that in the A variation specimens (100-0), the highest compressive strength is achieved, averaging at 8.27 MPa. This strength is attributed to the high density and minimal voids within the specimens. Conversely, the A0 (0-100) mixture faced challenges in the casting process due to the use of Sika-Viscocrete, resulting in insufficient adhesion. Infiltration tests reveal that the A0 (0-100) specimens exhibit the highest infiltration rate, reaching 8.01 mm/dt. This is due to the presence of large voids in the non-sand concrete mixture A0 (0-100). The findings of this study make a significant contribution to the development of non-sand concrete as an effective solution for flood control and the promotion of groundwater conservation.</em></p><p class="Abs-1"><strong>Key</strong><strong>w</strong><strong>ord</strong><strong>s:</strong><strong> </strong><strong>Porous Concrete, Compressive Strength, Infiltration Rate.</strong></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2003 ANALISIS BEBAN PENDINGIN PADA RESTORASI KERETA CEPAT JAKARTA-BANDUNG CR400AF UKURAN 25 x 3,36 x 2,05 M KAPASITAS 75 ORANG 2024-01-18T09:10:48+00:00 Srihanto Srihanto srihanto58@gmail.com Moch. Sugiri srihanto58@gmail.com Dhany Handika srihanto58@gmail.com <p><em>Beban pendinginan pada kereta di pengaruhi oleh suhu lingkungan dan struktur ruang penumpang kereta tersebut</em><em>.</em><em> </em><em>EMU KCIC 400AF dilengkapi dengan kereta restorasi, dimana terdapat berbagai perlengkapan yang mebutuhkan daya, serta beber</em><em>a</em><em>pa jenis makanan. Sehingga, penumpang harus tetap merasa nyaman dengan sirkulasi sistem pengondisian udara Air Conditioning (AC)</em><em>. Penelitian ini bertujuan untuk</em><em> </em><em>m</em><em>engetahui beban pendingin dengan metode CLTD</em><em> </em><em>(Cooling Load Temperature Difference) </em><em>dan m</em><em>engetahui beban pendingin dengan metode OTTV (Overall Thermal Transfer Value) pada kereta restorasi EMU CR400AF. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif.</em><em> </em><em>Penelitian dilakukan dengan cara menghitung beban pendingin pada kereta restorasi EMU CR400AF.</em><em> </em><em>Pengambilan data dan spesifikasi melalaui Dokumen Spesifikasi Teknis CR400AF (China Railway Rollingstock Corporation) dan dokumen pendukung lainnya. Penelitian dilanjutkan dengan menghitung nilai OTTV dari kereta makan EMU CR400AF dan nilai OTTV yang didapat diteruskan dengan menghitung beban pendingin dengan metode CLTD.</em><em> </em><em>Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa s</em><em>istem pengondisian udara kereta makan EMU CR400AF menggunakan AC paket dimana komponennya terletak di salah satu ujung atas kereta.</em><em> </em><em>Nilai OTTV pada kereta makan sebesar </em><em>11, 626 Watt/m</em><em>.</em><em> Nilai</em><em> </em><em>total </em><em>beban pendingin dengan metode CLTD meliputi beban internal dan beban eksternal yaitu sebesar 40.238, 04 W, serta faktor keamanan minimal 10% dari total beban pendingin, sehingga total beban pendingin kereta makan EMU CR400AF yaitu sebesar 44.261, 844 W atau 44, 26 kW. Spesifikasi dari sistem Air Conditioning kereta makan EMU CR400AF memiliki kapasitas sebesar 45 kW, sehingga dapat disimpulkan bahwa satu unit Air Conditioning yang terpasang pada kereta dapat memenuhi beban pendingin pada kereta makan yang berada di kereta nomor 5. Nilai daya kompresor yang digunakan pada AC kereta makan EMU CR400AF yaitu sebesar 9 kW.</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>:</em><em> </em><em>Sistem Pengkondisian Udara, Beban</em><em> pendingin, </em><em>Kereta Makan</em><em> </em><em>CR400AF, OTTV, CLTD</em><em></em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p><p><em>The cooling load on the train is affected by the ambient temperature and the structure of the passenger compartment of the train. The EMU CR400AF is equipped with a restoration car, where there are various equipment that require power, as well as several types of food. So, passengers must still feel comfortable with the circulation of the Air Conditioning (AC) system. This study aims to determine the cooling load using the CLTD (Cooling Load Temperature Difference) method and determine the cooling load using the OTTV (Overall Thermal Transfer Value) method on the EMU CR400AF restoration car. The approach in this research is a quantitative approach. The research was conducted by calculating the cooling load on the EMU CR400AF restoration carriage. Retrieval of data and specifications through CRRC (China Railway Rollingstock Corporation) documents and other supporting documents. The research was continued by calculating the OTTV value of the EMU CR400AF dining car and the OTTV value obtained was continued by calculating the cooling load using the CLTD method. The results obtained from this study indicate that the EMU CR400AF dining car air conditioning system uses an AC package where the components are located at one end of the train. The OTTV value for the dining car is 11.626 Watt/m. The total value of the cooling load using the CLTD method includes internal load and external load which is equal to 40,238.04 W, as well as a minimum safety factor of 10% of the total cooling load, so that the total cooling load for the EMU CR400AF train is 44,261.844 W or 44.26 kW. The specifications of the EMU CR400AF dining car Air Conditioning system have a capacity of 45 kW, so it can be concluded that one Air Conditioning unit installed on the train can meet the cooling load on the dining car which is on train number 5. The value of the compressor power used in the EMU CR400AF dining car air conditioner is 9 kW.</em><em></em></p><p><strong><em>Keywords:</em></strong><em> Air Conditioning System, Cooling Load, CR400AF dinning car, OTTV, CLTD</em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2004 DISTRIBUSI KECEPATAN ALIRAN SUNGAI ALAMI DENGAN POINT INTEGRATED SAMPLING METHOD DAN DEPTH INTEGRATED SAMPLING METHOD (STUDI KASUS SUNGAI BESAR DI KECAMATAN SAMBOJA KUTAI KARTANEGARA) 2024-01-18T09:10:48+00:00 Mariatul Kiptiah mariatul.kiptiah@poltekba.ac.id Ali Arifin Soeparlan mariatul.kiptiah@poltekba.ac.id Lilik Damayanti lilik.damayanti@poltekba.ac.id Rahmat Bangun Giarto rahmat.bangun@poltekba.ac.id <p><em>Sungai adalah aliran air permukaan yang berbentuk memanjang dan mengalir secara terus menerus dari hulu ke hilir. Sungai Pondok Gong adalah salah satu sungai yang berada di Provinsi Kalimantan Timur, Kabupaten Kutai Karta Negara, Kecamatan Samboja KM.33. Sungai Pondok Gong Samboja KM.33 memiliki banyak manfaat bagi warga setempat salah satunya sebagai irigasi ke perkebunan dan sarana transportasi menuju perkebunan. Banyaknya manfaat Sungai Pondok Gong KM.33 bagi kehidupan masyarakat, maka penting nya pengukuran kecepatan aliran sungai dan debit air yang dapat mempengaruhi terjadinya ablasi dan banjir. Metode pengambilan sampel untuk mengetahui kecepatan rata-rata untuk satu penampang menggunakan Point integrated sampling method metode pengambilan sampel untuk mengetahui kecepatan rata-rata untuk satu penampang. Pengukuran kecepatan aliran sungai dapat dilakukan dengan pengukuran langsung dilapangan. Data kecepatan aliran dalam penelitian ini menggunakan metode two-point method yang akan dilakukan sebanyak 3 penampang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecepatan aliran dan debit aliran sungai pada sungai pondok gong Samboja KM. 33. Data yang diamati berupa kedalaman sungai, lebar sungai dan kecepatan aliran sungai. Kecepatan aliran diukur menggunakan alat Current meter</em><em>. </em><em>Rata – rata kecepatan aliran pada penampang 1 sebesar sebesar 0.0751 m/d, pada penampang 2 sebesar 0.0710 m/d dan pada penampang 3  sebesar 0.0642 m/d</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: Kecepatan Aliran, Metode 2 titik, Current Meter, Sungai</em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>Rivers is a surface water flows that elongated and flow continuously from upstream to downstream. Pondok Gong river is one of the rivers in East Kalimantan, Kutai Karta Negara Regency, Samboja District Km. 33. Pondok Gong river in samboja km 33 has many </em><em>beneficial for local residents one of which is as irrigation for plantations and a means of transportation to plantations. There are many benefits of the Pondok Gong river km. 33 for people lives, so it is important to measure the river flow speed and water discharge which can influence the occurrence of ablation and flooding. The sampling method to determine the average speed for one cross-section uses the Point integrated sampling method. The sampling method for determining the average speed for one cross-section. River flow velocity can be measured using direct measurements in the field. The flow velocity data in this study uses a two-point method which will be carried out in 3 cross sections. This research aims to determine the flow speed and river discharge in the Pondok Gong river in Samboja km. 33. The data observed are river depth, river width and river flow speed. Flow velocity is measured using a Current meter. The average flow velocity at section 1 is 0.0751 m/s, at section 2 is 0.0710 m/s and at section 3 is 0.0642 m/s.</em></p><p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>velocity, two-point method, current meter, river</em><strong><em></em></strong></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2005 MOBILISASI POLITIK ISLAM MODERAT DI INDONESIA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Zulkarnain Zulkarnain zulkarnain@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Kesadaran politik kaum muslimin sangat penting untuk dibangun dalam kehidupan negara demokrasi. Hal ini disebabkan Islam sebagai salah satu agama besar di dunia dan memiliki pemeluk mayoritas di Indonesia. selain itu, Islam juga memiliki kekuatan tersendiri dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Dalam perpolitikan umat Islam di Indonesia rentan terjadi konflik, hal tersebut disebabkan banyaknya kaum muslimin yang tidak melaksanakan Islam sebagai sebuah gerakan politik yang menjadikan perbedaan pilihan politik sebagai sebuah rahmat. Studi ini ingin memberikan gambaran umum dalam rangka memabangun kehidupan politik umat Islam toleran terhadap perbedaan pandanagn politik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi Pustaka (library research). Metode penelitian ini pengumpulan data dengan cara mencari sumber dan merkontruksi dari berbagai sumber seperti buku, jurnal, dan riset-riset yang sudah ada. Hasil penelitian ini mengambarkan upaya-upaya kongkrit yang harus dilakukan dalam rangka membangun pemahaman politik Islam yang menghormati perbedaan sebagai sebuah keniscayaan dalam konteks Indonesia yang plruralistik. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa gerakan politik islam moderat sebuah gerakan secara besar dan terus menerus berupa mobilisasi politik yang harus dilakukan oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan para pendidik muslim dalam rangka membangun kesadaran politik Islam yang moderat. Jika mobilisasi ini terus menerus dilakukan oleh para tokoh gama, tokoh masyarakat dan pendidik muslim tentu konflik agama berbungkus politik di Indonesia akan mudah diredam. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam memahami gerakan mobilisasi gerakan politik bersis islam di Indonesia.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>:Mobilisasi, politik, islam, moderat</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>The political awareness of Muslims is very important to build in a democratic country. This is because Islam is one of the major religions in the world and has many adherents in Indonesia. Apart from that, Islam also has its own strength in the world of politics in Indonesia. In politics, Muslims in Indonesia are prone to conflict. This is because many Muslims do not implement Islam as a political movement, which makes differences in political choices a blessing. This study wants to provide a general overview to build a political life for Muslims that is tolerant of differences in political views. This research uses qualitative methods with a library research approach. This research method collects data by searching for sources and constructing them from various sources, such as books, journals, and existing research. The results of this research illustrate the concrete efforts that must be made to build an understanding of Islamic politics that respects differences as a necessity in the pluralistic context of Indonesia. This research also reveals that the moderate Islamic political movement is a large and continuous movement in the form of political mobilization that must be carried out by religious leaders, community leaders, and Muslim educators to build moderate Islamic political awareness. If this mobilization continues to be carried out by religious leaders, community leaders, and Muslim educators, of course religious conflicts wrapped in politics in Indonesia will be easily suppressed. This study can be used as a reference in understanding the mobilization of Islamic political movements in Indonesia.</em><em></em></p><strong>Keywords:</strong> Mobilization, politics, Islam, moderate 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2006 PERANCANGAN PENERANGAN JALAN UMUM DENGAN PANEL SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI ALTERNATIF DI LINGKUNGAN POLITEKNIK NEGERI BALIKPAPAN 2024-01-18T09:10:48+00:00 Subur Mulyanto subur.mulyanto@poltekba.ac.id Herdian Dwimas herdian.dwimas@poltekba.ac.id Yudi Kurniawan yudi.kurniawan@poltekba.ac.id Arwin Arwin arwin@poltekba.ac.id Nurul Huda nurul.huda@poltekba.ac.id Agus Susanto agus.susanto@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Panel surya merupakan sumber energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai sumber energi yang memanfaatkan cahaya matahari. Seperti digunakan pada penerangan jalan umum. Saat ini penerangan jalan umum di linkungan Poltekba masih menggunakan listrik PLN. Untuk mengurangi dampak pemanasan global yang ditimbul dari penggunaan listrik yang bersumber pada pemanfaatan bahan fosil, maka pada penelitian ini telah melakukan kajian dalam merancang bangun penerangan jalan umum yang sudah menggunakan solar cell atau energi dari matahri yang tentunya adalah energi terbarukan. Dari hasil penelitian makan telah ditentukan titik lokasi pemsangan adalah sebagai berikut:panjang jalan yang membutuhkan penerangan jalan adalah 260 meter, menggunakan lampu DC12V 24Watt, penyimpanan energi menggunakan baterai 50Ah, untuk menangkap energi matahari menggunakan panel surya 100Wp. Adapun penetuan titi lokasi adalah, berjarak 8,6 meter antar tiang, berjarak 2,036 meter dari ujung jalan, dan pemasangan dalam panjang 260 meter adalah 14 titik tiang</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>:Panel surya, energi terbarukan, penerangan jalan umum, energi listrik</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>Solar panels are a renewable energy source that can be used as an energy source that utilizes sunlight. As used in public street lighting. Currently, public street lighting in the Poltekba area still uses PLN electricity. To reduce the impact of global warming arising from the use of electricity sourced from the use of fossil materials, this research has carried out a study in designing public street lighting that already uses solar cells or energy from the sun, which of course is renewable energy. From the research results, the installation location points have been determined as follows: the length of the road that requires street lighting is 260 meters, using DC12V 24Watt lamps, energy storage using 50Ah batteries, to capture solar energy using 100Wp solar panels. The determination of the location points is, a distance of 8.6 meters between poles, a distance of 2,036 meters from the end of the road, and installation in a length of 260 meters is 14 pole points.</em><em></em></p><strong>Keywords:</strong> Solar panels, renewable energy, public street lighting, electrical energy 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2007 PENGUKURAN KEPUASAN MAHASISWA MENGGUNAKAN SERVQUAL - CSI DI LABORATORIUM SIMULASI & KOMPUTASI 2024-03-31T13:40:49+00:00 Nurfaisal Harun nurfaisal.harun@ung.ac.id Arlan Kaharu nurfaisal.harun@ung.ac.id Julyar Prasetyo julyar.prasetyo@poltekba.ac.id <p class="Abs-1">Menjaga kualitas pelayanan agar tetap baik merupakan upaya perguruan tinggi dalam memberikan jaminan terhadap kebutuhan mahasiswa sebagai pelanggan, jasa layanan dinilai wajib untuk diberikan perbaikan secara berkesinambungan sebagai upaya dalam menjaga layanan yang diberikan terhadap konsumen dapat terjaga dan berkualitas. Pendekatan service quality (SERVQUAL) memiliki manfaat dalam mengidentifikasi kesenjangan/gap dan mendapatkan informasi mengenai prioritas perbaikan layanan di masa depan. (CSI) digunakan untuk melakukan pengukuran tingkat kepuasan pelanggan. sebagai alat untuk mengukur dan memperoleh nilai kepuasan pelanggan yang aktual. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kualitas layanan laboratorium serta untuk mengetahui indeks kepuasan mahasiswa terkait layanan yang tawarkan oleh laboratorium Simulasi dan Komputasi dengan pendekatan SERVQUAL dan CSI. Penyebaran angkat diberikan kepada 92 mahasiswa untuk mengetahui harapan dan kepuasan penerima layanan terhadap 5 dimensi SERVQUAL diantaranya berwujud, empati, daya tanggap, kehandalan dan kepastian. SERVQUAL menunjukkan bahwa sebanyak 28 atribut pelayanan harus diperbaiki, namun sebaiknya perbaikan dilakukan berdasarkan pada gap yang paling besar hingga yang paling kecil yakni atribut 6 dengan gap -1.15 (tangible), atribut 10 gap -0.61 (emphaty), atribut 16 gap -0.77(responsiveness), atribut 22 gap -0.97(reliability) dan atribut 24 dengan nilai gap -0.63(assurance) menjadi prioritas perbaikan agar, sedangkan pada metode CSI Laboratorium Simulasi Dan Komputasi Jurusan Teknik Industri Universitas Negeri Gorontalo mendapatkan nilai indeks kepuasan pelanggan sebesar 22, 80% yang menggambarkan bahwa mahasiswa Jurusan Teknik Industri merasa tidak nyaman terhadap layanan, maka dianggap laboratorium sangat direkomendasikan untuk melakukan penyempurnaan layanan dalam rangka peningkatan kualitas layanan laboratorium sehingga diharapkan dengan adanya perbaikan di laboratorium dapat meningkatkan nilai dalam peningkatan akreditasi program studi.</p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: SERVQUAL, CSI, TQM, Laboratorium, Mahasiswa.</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>Maintaining good service quality is an effort by higher education institutions to provide guarantees for the needs of students as customers. Services are considered mandatory for continuous improvement as an effort to ensure that the services provided to consumers are maintained and of good quality. The service quality (SERVQUAL) approach has the benefit of identifying gaps and obtaining information regarding service improvement priorities in the future. (CSI) is used to measure the level of customer satisfaction. as a tool to measure and obtain actual customer satisfaction values. This research aims to measure the quality of laboratory services and to determine the student satisfaction index regarding the services offered by the Simulation and Computing laboratory using the SERVQUAL and CSI approaches. A distribution was given to 92 students to determine the expectations and satisfaction of service recipients regarding the 5 dimensions of SERVQUAL including tangibility, empathy, responsiveness, reliability and certainty. SERVQUAL shows that as many as 28 service attributes must be improved, but improvements should be made based on the largest to smallest gaps, namely attribute 6 with a gap of -1.15 (tangible), attribute 10 with a gap of -0.61 (emphaty), attribute 16 with a gap of -0.77 ( responsiveness), attribute 22 gap -0.97 (reliability) and attribute 24 with a gap value of -0.63 (assurance) are priority improvements so that, while in the CSI method, the Simulation and Computing Laboratory, Industrial Engineering Department, Gorontalo State University gets a customer satisfaction index value of 22.80 % which illustrates that Industrial Engineering students feel uncomfortable with the service, it is considered that the laboratory is highly recommended to improve services in order to improve the quality of laboratory services so that it is hoped that improvements in the laboratory can increase the value in increasing study program accreditation.</em><em> </em></p><strong>Keywords:</strong> <em>SERVQUAL, CSI, TQM, Laboratory, Student.</em> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2008 PENINGKATAN KETERAMPILAN PENGOLAHAN PASCAPANEN IKAN BAGI ANGGOTA PKK DI KELURAHAN SEPINGGAN RAYA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Farida Farida farida@poltekba.ac.id Henry Winnarko henry.winarko@poltekba.ac.id Abdul Gafur abdul.gafur@poltekba.ac.id Ranti Rustika farida@poltekba.ac.id Nur Vita Opu nur.vita@poltekba.ac.id <p><em>Potensi perikanan di Balikpapan tidak hanya memberikan penghidupan bagi masyarakat setempat, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap perekonomian kota. Meskipun Balikpapan memiliki potensi perikanan yang besar, sayangnya, pengembangan dan pemanfaatan produk perikanan di kota ini belum sepenuhnya dioptimalkan. Salah satu permasalahan yang dihadapi di Balikpapan adalah rendahnya nilai jual bahan baku mentah ikan. Bahan baku mentah ikan yang dihasilkan dari tangkapan nelayan atau kegiatan budidaya seringkali dijual dengan harga yang relatif rendah. Hal ini disebabkan kurangnya pengolahan pasca panen yang mengubah bahan baku mentah menjadi produk kuliner bernilai tambah. Pentingnya pengolahan pasca panen dalam bentuk produk kuliner untuk meningkatkan nilai tambah dan daya jual produk perikanan. Oleh karena itu, untuk mendukung peran nelayan di Balikpapan Selatan dalam penguasaan pengolahan pascapanen, pemerintah, lembaga penelitian, dan organisasi terkait perlu menyediakan pelatihan, pendidikan, dan akses ke teknologi yang diperlukan. Salah satu kegiatan pelatihan dan pendampingan yang dibutuhkan oleh kelompok nelayan di Balikpapan Selatan yaitu pengolahan pascapanen produk kuliner berbahan dasar ikan seperti nugget ikan dan fish cake. Dukungan ini dalam bentuk pelatihan dan pendampingan yang ditargetkan untuk pelaksanaan proses bisnis produk nugget ikan dan fish cake dapat membantu nelayan meningkatkan keterampilan mereka, mengadopsi praktik pengolahan yang lebih baik, dan mendiversifikasi produk perikanan yang dihasilkan. Mitra yang ditargetkan yaitu istri para nelayan yang menjadi anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Sepinggan Raya. Dengan meningkatnya penguasaan pengolahan pascapanen oleh istri para nelayan, diharapkan terjadi peningkatan nilai tambah dan daya saing produk perikanan. Hal ini akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi nelayan, meningkatkan pendapatan mereka, serta mendorong pertumbuhan dan keberlanjutan sektor perikanan secara keseluruhan. Tahapan kegiatan Program Bina Desa terdiri dari need assessment, sosialisasi, pengadaan, penyuluhan teori, pelatihan teknis, dan pendampingan. Luaran dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pemahaman dan keterampilan mitra terkait manajemen bisnis kuliner dan pada akhirnya meningkatkan keterlibatan wanita pada kegiatan bisnis.</em></p><p><strong><em>Kata kunci</em></strong><em>: pengolahan, nugget, fish cake</em></p><p align="center"><strong> </strong></p><p align="center"><strong>ABSTRACT</strong></p><p><em>The fisheries potential in Balikpapan not only provides a livelihood for the local community, but also contributes significantly to the city's economy. Even though Balikpapan has great fisheries potential, unfortunately, the development and utilization of fishery products in this city has not been fully optimized. One of the problems faced in Balikpapan is the low selling value of fish raw materials. Fish raw materials produced from fishermen's catches or cultivation activities are often sold at relatively low prices. This is due to the lack of post-harvest processing that converts raw raw materials into value-added culinary products. The importance of post-harvest processing in the form of culinary products to increase the added value and selling power of fishery products.</em></p><p><em>Therefore, to support the role of fishermen in South Balikpapan in mastering post-harvest processing, the government, research institutions and related organizations need to provide training, education and access to the necessary technology. One of the training and mentoring activities needed by fishermen groups in South Balikpapan is post-harvest processing of fish-based culinary products such as fish nuggets and fish cake. This support in the form of targeted training and mentoring for the implementation of fish nugget and fish cake product business processes can help fishermen improve their skills, adopt better processing practices, and diversify the fishery products produced. The targeted partners are the wives of fishermen who are members of the Sepinggan Raya Village Family Welfare Empowerment (PKK). With increasing mastery of post-harvest processing by fishermen's wives, it is hoped that there will be an increase in added value and competitiveness of fishery products. This will provide greater economic benefits for fishermen, increase their income, and encourage the growth and sustainability of the fisheries sector as a whole. The stages of the Village Development Program activities consist of needs assessment, outreach, procurement, theoretical outreach, technical training and mentoring. The output of this activity is to increase partners' understanding and skills regarding culinary business management and ultimately increase the involvement of women in business activities.</em></p><p><strong><em>Keywords: </em></strong><em>p</em><em>rocessing, nugget, fish cake</em><em></em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2009 PEMBERDAYAAN PENYANDANG DISABILITAS DI KOTA BALIKPAPAN UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PEMBUATAN CAKE DAN COOKIES DALAM RANGKA MELATIH KEMANDIRIAN DAN MEMBANGKITKAN JIWA WIRAUSAHA 2024-01-18T09:10:48+00:00 Farida Farida farida@poltekba.ac.id Henry Winnarko henry.winarko@poltekba.ac.id Abdul Gafur abdul.gafur@poltekba.ac.id Ranti Rustika farida@poltekba.ac.id Nur Vita Opu nur.vita@poltekba.ac.id <p><em>Penyandang disabilitas merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki keterbatasan fisi ataupun mental, mereka juga memiliki hak yang sama di masyarakat, namun pada kenyataannya sering terjadi kesenjangan terutama pada hak pendidikan dan mencari pekerjaan yang mana masih terbatasnya kesiapan untuk menerima penyandang disabilitas dikarena membutuhkan peralatan dan perlengkapan yang memadai sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas kota Balikpapan telah mempunyai payung hukum yang terhimpun dalam Perkumpulan Penyandang disabilatas Indonesia kota Balikpapan merupakan perkumpulan bagi penyandang disabilitas yang memiliki ijin resmi, saat ini telah terdaftar sebanyak 300 orang yang terdiri dari penyandang kaki, penyandang tangan, penyandang mata, dan penyandang bisu tuli. Para penyandang disabilitas telah mendapatkan beberapa pelatihan seperti pelatihan menjahit, membatik, penanaman hiroponik daun selada, namun dari pelatihan yang telah diikuti tidak semua penyandang disabilitas mempunyai kemampuan dan minat di bidang tersebut. Untuk memberikan kesetaraan pengetahuan dan keterampilan bagi penyandang disabilitas di kota Balikpapan yang tidak mimiliki minat pada pe;etihan sebelimnya maka   diberikan pengetahuan dan keterampilan pada bidang kuliner yang disesuaikan dengan kondisi mereka. Pemberian pengetahuan dan keterampilan pembuatan cake dan cookies dapat diterima dan diikuti dengan penuh semangat  oleh para penyandang disabilitas kota Balikpapan dengan menggunakan potensi lokal yang ada di kota Balikpapan yaitu buah nanas yang diaplikasikan pada pembuatan cake nastar dan Taiwanesee cookies. Untuk memastikan kualitas produk pasca pelatihan dilakukan pendampingan dan pembimbingan yang dilaksanakan di sekretariat penyandang disabilitas kota Balikpapan dengan meberikan bahan baku dan peralatan untuk melaksnakan produksi. Dengan diberikannya pengetahuan dan keterampilan pembuatan cake dan cookies, para penyandang disabilitas dapat diberdayakan dan dapat berkontribusi di masyarakat dengan berwirausaha dan menjadi bagian dari pelaku UMKM untuk meningkatkan perekonomian keluarga dan beberapa orang yang telah memulai usaha dengan minitipkan produk mereka walaupun masih lingkup toko kecil.</em></p><p class="Abs-1"><strong>Kata kunci</strong>: disabilitas, kemampuan, wirausaha.</p><p class="Abstrak"> </p><p class="Abstrak">ABSTRACT</p><p><em>People with disabilities are part of society who have physical or mental limitations, they also have the same rights in society, but in reality there are often gaps, especially in the right to education and looking for work, where there is still limited readiness to accept people with disabilities because they require equipment and supplies. adequate to suit the needs of persons with disabilities. Disabled people in the city of Balikpapan have a legal umbrella which is gathered in the Indonesian Association of Disabled People in the city of Balikpapan, which is an association for disabled people who have an official permit. Currently, 300 people have been registered, consisting of people with feet, people with hands, people with eyes, and people with deafness. People with disabilities have received several trainings such as training in sewing, batik making, hydroponic planting of lettuce, however, from the training that has been attended, not all people with disabilities have the ability and interest in these fields. To provide equal knowledge and skills for people with disabilities in the city of Balikpapan who have no interest in training before, they are given knowledge and skills in the culinary field that are adapted to their conditions. Providing knowledge and skills in making cakes and cookies can be accepted and enthusiastically followed by people with disabilities in the city of Balikpapan by using the local potential that exists in the city of Balikpapan, namely pineapple fruit which is applied in making nastar cakes and Taiwanese cookies. To ensure the quality of post-training products, mentoring and coaching is carried out at the secretariat for persons with disabilities in Balikpapan city by providing raw materials and equipment to carry out production. By providing knowledge and skills in making cakes and cookies, people with disabilities can be empowered and can contribute to society by becoming entrepreneurs and becoming part of MSME actors to improve the family economy and several people who have started businesses by leaving their products even though they are still small shops.</em><em></em></p><strong>Keywords: </strong>disability, ability, enterpreneurship 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2022 ANALISIS PENGGUNAAN MYOB DAN ACCURATE PADA KLASTER PENGOPERASIAN APLIKASI AKUNTANSI BERBASIS KOMPUTER 2024-01-18T09:10:48+00:00 Hendra Sanjaya Kusno hendra.sanjaya@poltekba.ac.id Dito Rozaqi Arazy dito.arazy@poltekba.ac.id Sisca Santika sisca.santika@poltekba.ac.id <p><em>Klaster Pengoperasian Aplikasi Akuntansi Berbasis Komputer, yang menjadi bagian dari Kualifikasi Teknisi Akuntansi Yunior (Level II). Di dalam klaster tersebut terdapat 2 (Dua) unit kompetensi, yaitu (1) Mengoperasikan Paket Program Pengolah Angka (Spreadsheet); dan (2) Mengoperasikan Aplikasi Komputer Akuntansi. Pada unit kedua, Aplikasi Komputer Akuntansi yang digunakan adalah MYOB dan Accurate. Peserta uji akan diberikan pilihan memilih salah satu aplikasi komputer akuntansi tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat efektivitas dan tingkat kompeten Penggunaan Aplikasi MYOB dan Accurate Pada Uji Kompetensi Klaster Pengoperasian Aplikasi Akuntansi Berbasis Komputer. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif melalui survei menggunakan kueisoner dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan jenis data primer melalui metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta uji dari LSP-TA pada klaster Pengoperasian Aplikasi Akuntansi Berbasis Komputer.  Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah metode convenience sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, Data diolah dengan menggunakan metode tabulasi frekuensi sederhana dengan microsoft excel dan diagram. Setelah data diolah kemudian hasilnya akan dipaparkan secara deskriptif, dianalisis gambaran tentang fakta–fakta hasil penelitian dan keterkaitannya dengan teori serta, penelitian terdahulu. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa, penggunaan aplikasi komputer akuntansi berupa Accurate lebih efektif dan jumlah peserta uji yang menggunakan aplikasi komputer akuntansi berupa Accurate lebih banyak yang dinyatakan Kompeten dibandingkan peserta ujian yang menggunakan MYOB. </em><br /><br /><em>Kata Kunci: Aplikasi Komputer Akuntansi, Sertifikasi Kompetensi, MYOB, Accurate.</em><br /><br /></p><p><em>ABSTRACT</em></p><p><em>The Computer-Based Accounting Application Operating Cluster is part of the Accounting Technician Junior Qualification (Level II). This cluster consists of 2 (two) competencies: (1) Operating Spreadsheet Processing Software and (2) Operating Accounting Computer Applications. In the second unit, the accounting computer applications used are MYOB and Accurate. Test participants are given the option to choose one of these accounting computer applications. The aim of this research is to determine the effectiveness and competency levels of using MYOB and Accurate applications in the Competency Test for the Computer-Based Accounting Application Operating Cluster. The research method used is a descriptive method through a survey using a cross-sectional approach. This study employs primary data collected through a survey. The population in this research consists of test participants from LSP-TA in the Computer-Based Accounting Application Operating Cluster. The sampling method used in this research is convenience sampling. The data analysis method used in this research involves processing data using simple frequency tabulation methods with Microsoft Excel and diagrams. After data processing, the results will be presented descriptively, providing an analysis of the research findings and their relevance to theories and previous studies. The results of this study indicate that the use of the Accurate accounting computer application is more effective, and a larger number of test participants using the Accurate application have been deemed competent compared to those using MYOB.</em><br /><br /><em>Keywords: Accounting Computer Applications, Competency Certification, MYOB, Accurate.</em></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2023 EFISIENSI MONITORING INSPEKSI ALAT ALAT BERAT BANDAR UDARA BERBASIS MOBILE 2024-01-18T09:10:48+00:00 Danar Retno Sari danar.retno@poltekba.ac.id Erick Sorongan erick.sorongan@poltekba.ac.id Abdurrahman Fajar danar.retno@poltekba.ac.id <em>Bandar udara memiliki  Airport Equipment Section yang bertugas melakukan pendataan inspeksi alat-alat berat. Inspeksi yang dilakukan pada unit alat-alat berat antara lain pencatatan data hasil maintenance. Permasalahan yang terjadi pada Airport Equipment Section, Unit Alat-alat Berat yaitu kurangnya pendataan yang terpusat membuat data hasil maintenance tidak tertata atau tidak terkomputerisasi. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk merancang Sistem Monitoring berbasis android dan web agar dapat mempermudah pekerjaan pendataan Laporan Maintenance Alat-alat Berat. Sistem Monitoring ini mengimplementasikan pola desain Model-View-Controller (MVC) serta mengimplementasikan pola desain Model-View-View-Model (MVVM) pada aplikasi mobile. Teknisi akan dengan mudah melakukan pendataan hasil inspeksi dan mengelola hasil laporan inspeksi unit ataupun aset yang di kelola oleh Airport Equipment Section. </em><br /><br /><em>Kata kunci : sistem monitoring, airport, android, web</em><br /><div> </div><div> </div><p><em>ABSTRACT</em></p><p><em></em><br /><em>The airport has a sections that deals with inspection data collection. One of the sections in airport employment is Airport Technical. Currently, the Airport Equipment Section, specifically the heavy equipment unit, carries out inspections by filling in the logbook provided by the division admin, this makes inspection performance less efficient because the collection of inspection data results is not centralized. The problem that occurs in the Airport Equipment Section, for Heavy Equipment Unit is the lack of centralized data collection which makes the maintenance result data unorganized or not computerized. The purpose of research is to design a Monitoring System based on android and web so that it can facilitate the work of collecting data for Heavy Equipment Maintenance Reports. This Monitoring System implements the Model-View-Controller (MVC) design pattern and implements the Model-View-View Model (MVVM) design pattern for the mobile application which can make it easier for technicians to manage the result of inspection reports from units or assets that are handled by Airport Equipment Section.</em><br /><br /><em>Keywords : Monitoring System, Airport, Android, Web</em><br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2024 ANALISIS JATUH TEGANGAN PADA PENYULANG S-1 DI GARDU INDUK MANGGAR SARI BALIKPAPAN 2024-01-18T09:10:48+00:00 Idham Apriliyanto iidham642@gmail.com Restu Mukti Utomo restuutomo@ft.unmul.ac.id Adi Pandu Wirawan iidham642@gmail.com Arif Hardjanto iidham642@gmail.com Fatkhul Hani Rumawan iidham642@gmail.com <p><em>Pada sistem distribusi yang belum maksimal dalam penyaluran ke beban disebabkan rugi– rugi tegangan pada sistem distribusi begitu besar. Bila tegangan tidak sesuai dengan standar PLN tahun 1995 dengan nominal tegangan maksimal +10% dan minimal -10%, pada umumnya terjadi disebabkan daya serta tegangan sebagian lenyap dalam perjalanan menuju konsumen, dimana dipengaruhi oleh antara lain panjangnya saluran distribusi, penempatan gardu ataupun trafo distribusi yang tidak maksimal terhadap beban, diameter penghantar yang tidak cocok dengan kapasitas beban sehingga menghasilkan panas pada saluran penghantar yang berdampak hilangnya daya serta tegangan pada jaringan. Jatuh tegangan juga berdampak pada pelanggan salah satunya performa peralatan listtrik akan terpengaruh. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat jatuh tegangan pada Penyulang S-1 Manggar Sari dan bagaimana cara mengatasinya apabila terdapat jatuh tegangan yang tidak sesuai dengan standar PLN. Penyulang Manggar Sari Satu (S-1) merupakan salah satu penyulang yang terpanjang pada Gardu Induk Manggar Sari. Analisis perhitungan jatuh tegangan menggunakan software yaitu Power Factory DIgSILENT dan metode penelitian ini adalah analisis aliran daya menggunakan Newton Raphson. Hasil analisis menggunakan Power Factory DIgSILENT 15.1 pada Penyulang Manggar Sari Satu (S-1) selama 30 hari pada bulan Juni 2023 dalam keadaan pembebanan maksimum, didapatkan jatuh tegangan yang tidak sesuai standar PLN dengan batas toleransi kurang lebih 10% dari tegangan nominal. Jatuh tegangan yang tidak sesuai terdapat 40 transformator distribusi dari 108 tranformator distribusi. Pada penelitian ini perbaikan jatuh tegangan menggunakan mengubah tap changer pada transformator. Tap changer ini menambah 5% dari tegangan nominal. Tap changer dilakukan pada tranformator daya dengan tujuan agar tegangan kirim sampai ke ujung sesuai atau mendekati tegangan nominal 20 kV.</em><br /><em></em></p><p><em>Kata kunci: Sistem Tenaga Listrik, Analisis Aliran Daya, DIgSIELENT, Jatuh Tegangan, Tap Changer.</em><br /><br /><em></em></p><p><em>ABSTRACT</em><br /><em></em></p><p><em>In the distribution system that has not been maximized in distribution to the load due to the large voltage losses in the distribution system. If the voltage is not in accordance with the 1995 PLN standard with a maximum nominal voltage of +10% and a minimum of -10%, it generally occurs because the power and voltage are partially lost on the way to the consumer, which is influenced by, among others, the length of the distribution line, the placement of substations or distribution transformers which is not optimal for the load, the diameter of the conductor does not match the load capacity resulting in heat in the conductor line which results in a loss of power and voltage in the network. The voltage drop also has an impact on customers, one of which is the performance of electrical equipment which will be affected. The purpose of this study aims to find out whether there is a voltage drop in the S-1 Manggar Sari Feeder and how to overcome it if there is a voltage drop that is not in accordance with PLN standards. The Manggar Sari Satu (S-1) feeder is one of the longest feeders at the Manggar Sari Substation. Analysis of the calculation of the voltage drop using software that is Power Factory DIgSILENT and this research method is power flow analysis using Newton Raphson. Analysis results using Power Factory DIgSILENT 15.1 on the Manggar Sari Satu Feeder (S-1) for 30 days in June 2023 under maximum loading conditions, a voltage drop was found that did not comply with PLN standards with a tolerance limit of approximately 10% of the nominal voltage. There are 40 distribution transformers out of 108 distribution transformers with inappropriate voltage drops. In this research, the voltage drop repair is done by changing tap changer on the transformer. This tap changer adds 5% of the nominal voltage.Tap changer carried out on the power transformer with the aim that the sending voltage to the end matches or approaches the nominal voltage of 20 kV.</em><br /><em></em></p><p><em>Keywords: : Electrical Power System, Power Flow Analysis, DIgSIELENT, Voltage Drop, Tap Changer.</em><br /><br /></p> 2023-11-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA https://jurnal.poltekba.ac.id/index.php/prosiding/article/view/2068 Sampul belakang Prosiding SNITT 2023 Cetak ISSN 2024-02-21T08:20:40+00:00 SNITT POLTEKBA p3m@poltekba.ac.id Sampul belakang Prosiding SNITT 2023 Cetak ISSN 2023-02-21T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2024 PROSIDING SNITT POLTEKBA