Nilai Kearifan Lokal Kebudayaan Tanggui Bagi Masyarakat Banjar
DOI:
https://doi.org/10.32487/jshp.v10i1.2429Keywords:
Nilai Kearifan Lokal, Tanggui, BanjarAbstract
Tanggui merupakan penutup kepala tradisional khas dari masyarakat Banjar yang dibuat dari anyaman pucuk nipah dan diwariskan secara turun-temurun. Tanggui tidak hanya berfungsi sebagai pelindung dari panas dan hujan, tetapi juga menjadi simbol identitas budaya masyarakat Banjar. Meski memiliki nilai kearifan lokal yang kaya, keberadaan tanggui menghadapi tantangan modernisasi, seperti menurunnya minat generasi muda dalam meneruskan tradisi ini, inovasi pelindung kepala yang lebih praktis dan modern, serta berkurangnya regenerasi pengrajin, yang mengancam kelestariannya dan mempengaruhi relevansinya di masa kini. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai kearifan lokal dalam budaya tanggui menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggui mencerminkan berbagai nilai kearifan lokal masyarakat Banjar. Terlihat pada nilai gotong royong pada proses pembuatannya yang melibatkan kerja sama dan kolaborasi antar masyarakat. Selain itu, tanggui juga memiliki nilai seni yang tercermin dari desainnya yang unik dan estetika, menunjukkan kreativitas dan keindahan budaya lokal. Dari sisi lingkungan, tanggui mengandung nilai sosio-ekologi melalui pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan. Tanggui juga memiliki nilai ekonomi sebagai sumber penghasilan bagi masyarakat lokal. Melalui penelitian yang dilakukan, diharapkan dapat menjadi sarana dalam berbagi pengetahuan tentang nilai kearifan lokal dalam budaya tanggui guna mengetahui bagaimana praktik-praktik budaya tersebut mempengaruhi kehidupan masyarakat, sehingga dapat memastikan bahwa budaya ini tetap hidup dan berkembang, serta menjadi bagian integral dari identitas dan kebanggaan masyarakat Banjar.References
Adminwartaniaga. (2022, Juli 10). Tanggui, Topi Khas Suku Banjar di Tengah Modernisasi. Retrieved from wartaniaga.com: https://wartaniaga.com/2022/07/tanggui-topi-khas-suku-banjar-di-tengah-modernisasi/
Arti kata nilai—Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online. (n.d.). Retrieved January 31, 2025, from https://kbbi.web.id/nilai
Banoet, F. J. (2022). Memahami Ulang Makna Sosio-Ekologis Abad 21: Kespesiesan Manusia dan Personitas Alam dalam Anthropocene Melalui Actor-Network Theory. KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 8(2), 258–277. https://doi.org/10.37196/kenosis.v8i2.463
Derung, T. N. (2019). Gotong Royong Dan Indonesia. SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral, 4(1), 5–13. https://doi.org/10.53544/sapa.v4i1.62
Indiana, J. (2019). Keanekaragaman Pengertian Yang Meliputi Ilmu Dan Seni. TAMUMATRA: Jurnal Seni Petunjukan, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.29408/tmmt.v2i1.1519
Istika, M., Subiyakto, B., Rusmaniah, Handy, M. R. N., & Ilhami, M. R. (2022). Economic Activities of Tanggui Craftsmen on the Riverbanks of South Alalak Village. The Kalimantan Social Studies Journal, 3(2), 101–109. https://doi.org/10.20527/kss
Juliana, N. (2021). Pemanfaatan Kampung Tanggui Sebagai Laboraturium Outdoor Ilmu Pengetahuan Sosila. https://doi.org/10.31219/osf.io/4n58z
Lestari, O. F., Syapsan, & Aulia, A. F. (2017). Analisis NIlai Ekonomi Objek Wisata Air Terjun Tanjung Belit di Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kabupaten Kampar Dengan Pendekatan Metode Biaya Perjalanan. JOM Fekon, 4(1), 533–547.
Mutiani, M., Rahman, A. M., Permatasari, N., Abbas, E. W., & Putra, M. A. H. (2021). Kecerdasan Ekologis Perajin Tanggui di Bantaran Sungai Barito. PAKIS (Publikasi Berkala Pendidikan Ilmu Sosial), 1(1). https://doi.org/10.20527/pakis.v1i1.3207
Muzaidi, I., Anggarini, E., & Prayugo, H. M. (2018). Studi Kasus Pencemaran Air Sungai Teluk Dalam Banjarmasin Akibat Limbah Domestik. Media Teknik Sipil, 16(02), 108–114. https://doi.org/10.22219/jmts.v16i2.6267
Ridha, Muh. Z. (2022). Pengaruh Globalisasi terhadap Budaya Gotong Royong di Kabupaten Bone. Ad-Dariyah: Jurnal Dialektika, Sosial dan Budaya, 3(1), 16–32. https://doi.org/10.55623/ad.v3i1.107
Rochgiyanti, Apriati, Y., Azkia, L., Mattiro, S., Rizqullah, M. Y., & Namira. (2024). ANALYSIS OF THE ROLE OF THE COMMUNITY AND GOVERNMENT IN PRESERVING TANGGUI CRAFTS IN KUIN CERUCUK VILLAGE, BANJARMASIN CITY. 8(2), 2323–2332. https://doi.org/10.36526/js.v3i2.695
Rosyidah, S., Ruswinarsih, S., & Nur, R. (2023). Hambatan Peran Masyarakat Dalam Pengembangan Kampung Tanggui Sebagai Kampung Wisata Di Kota Banjarmasin. PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 5(1), 38–49. https://doi.org/10.20527/pn.v5i01.7566
Rumainum, M. C. (2017). Endapan Nilai Penyangga Karya Sastra Dalam Cerita KOta Emas Karya Ishak Samuel Kijne Sebagai Pilar Sastra Lokal. MALANESIA Jurnal Ilmiah Kajian Sastra dan Bahasa, 01(02), 107–114.
Rush, S. I. P. S., Subroto, W., & Mansyur. (2024). Development of Tanggui Craftsmen In Kuin Utara In 2010-2019. Santhet (Jurnal Sejarah Pendidikan Dan Humaniora), 8(1), 765–770. https://doi.org/10.36526/santhet.v8i1.3672
Rusmania, Nugroho, D. A., Indriyani, P. D., & Putra, M. A. H. (2022). Partisipasi Perajin Dalam Pengembangan Seni Kerajinan Anyaman di Kampung Purun Berbasis Kearifan Lokal. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.29407/pn.v8i1.18451
Sulistia, Y. (2022). Penanaman Nilai-NIlai Kearifan Budaya Lokal Untuk Generasi Muda Melalui Pembelajaran Sejarah Lokal. 1–7. https://doi.org/10.31237/osf.io/uhyrt
Widaty, C. (2020). Perubahan Kehidupan Gotong Royong Masyarakat Pedesaan Di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. PADARINGAN (Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi), 2(1), 174. https://doi.org/10.20527/padaringan.v2i1.1617
Wiediharto, V. T., Ruja, I. N., & Purnomo, A. (2020). Nilai-Nilai Kearifan Lokal Tradisi Suran. Diakronika, 20(1), 13. https://doi.org/10.24036/diakronika/vol20-iss1/122
Wulandari, I. S., Hadi, R., Rahmattullah, M., & Setiawan, A. (2021). Entrepreneurial Survival Values on Tanggui Craftsmen Within the Creative Economy Context: 2nd International Conference on Social Sciences Education (ICSSE 2020), Banjarmasin, Indonesia. https://doi.org/10.2991/assehr.k.210222.062
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the Journal of JSHP right of first publication with the work simultaneously licensed under Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to scopy and redistribute the material in any medium or format for any purpose, even commercially.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).














